Perubahan istilah dari Asisten Rumah Tangga (ART) menjadi Pekerja Rumah Tangga (PRT) bukan sekadar soal bahasa, tapi juga tentang cara pandang. PRT kini semakin diakui sebagai profesi yang layak dihargai, dengan hak dan perlindungan yang lebih jelas. Kehadiran regulasi terkait PRT juga mendorong hubungan kerja yang lebih profesional, setara, dan manusiawi antara pekerja dan pemberi kerja.
Bagi generasi muda dan keluarga modern, memahami posisi PRT sebagai rekan kerja, bukan sekadar “pembantu” menjadi hal penting. Hubungan yang sehat tidak hanya membuat pekerjaan rumah tangga berjalan lancar, tapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan saling menghargai bagi semua pihak. Berikut tujuh cara yang bisa diterapkan, simak selengkapnya di bawah ini!
