Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kucing Picky Eater Bikin Khawatir? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kucing Picky Eater Bikin Khawatir? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
ilustrasi kucing liar makan (unsplash.com/khaled khazna)
Intinya Sih
  • Kucing picky eater bisa disebabkan oleh insting alami yang membuat mereka selektif terhadap aroma dan kualitas bahan makanan, terutama yang berprotein hewani dan tanpa bahan tambahan buatan.
  • Tekstur serta suhu makanan berpengaruh besar pada selera makan kucing; makanan basah dengan potongan daging dan saus gravy sering jadi pilihan untuk meningkatkan minat makan anabul.
  • Perubahan pola makan kucing dapat menandakan masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan atau gigi, sehingga pemeriksaan ke dokter hewan dan pemilihan nutrisi seimbang sangat disarankan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Memiliki kucing yang susah makan sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik anabul. Ketika makanan yang disajikan hanya dicium lalu ditinggalkan begitu saja, rasa khawatir soal asupan nutrisi harian pun sulit dihindari.

Kondisi picky eater pada kucing bukan sekadar soal kebiasaan manja atau terlalu dimanjakan pemilik. Jika berlangsung terus-menerus, pola makan yang kurang optimal dapat memengaruhi kesehatan, energi, hingga kualitas hidup anabul dalam jangka panjang.

1. Insting alami kucing membuat mereka lebih selektif soal makanan

ilustrasi kucing liar makan
ilustrasi kucing liar makan (unsplash.com/Shawn Rain)

Kucing dikenal memiliki kemampuan penciuman yang sangat sensitif. Mereka dapat mengenali aroma makanan dengan detail, termasuk tingkat kesegaran serta kualitas bahan yang digunakan dalam makanan tersebut.

Tak heran, jika aroma menjadi salah satu faktor penting yang menentukan selera makan anabul. Sebagai hewan dengan insting predator alami, kucing umumnya lebih tertarik pada makanan dengan aroma protein hewani yang kuat serta tekstur yang mendekati makanan alami mereka.

Karena alasan tersebut, banyak pemilik mulai mempertimbangkan makanan premium dengan bahan berkualitas agar lebih menarik di indera penciuman kucing. Produk dengan formula tanpa pewarna dan pengawet buatan juga sering dipilih karena dinilai lebih aman untuk konsumsi harian.

2. Tekstur makanan ternyata berpengaruh pada nafsu makan anabul

ilustrasi kucing liar makan
ilustrasi kucing liar makan (unsplash.com/jgello)

Bukan hanya aroma, tekstur makanan juga memiliki peran penting dalam menentukan apakah seekor kucing akan lahap makan atau justru menghindarinya. Setiap anabul memiliki preferensi berbeda, ada yang menyukai potongan daging berbentuk chunks, sementara lainnya lebih menyukai tekstur lembut dengan saus gravy melimpah.

Suhu makanan juga menjadi hal yang sering luput diperhatikan pemilik. Kucing cenderung lebih tertarik pada makanan dengan suhu yang mendekati suhu tubuh mangsa alami mereka karena terasa lebih familier.

Hal inilah yang membuat makanan basah dengan tekstur dan aroma yang lebih menggugah selera kerap dipilih untuk kucing picky eater. Salah satu pilihan yang cukup banyak dilirik adalah Bio Cat Chunk in Gravy yang hadir dengan potongan daging dan saus gravy melimpah untuk membantu meningkatkan minat makan anabul.

3. Bisa jadi ada masalah kesehatan yang perlu diperhatikan

ilustrasi makanan kucing dari Bio Cat
ilustrasi makanan kucing dari Bio Cat (dok. Bio Cat)

Saat kucing tiba-tiba menjadi sangat pemilih makanan, kondisi tersebut juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu. Beberapa masalah seperti sakit gigi, sariawan, gangguan pencernaan, hingga masalah ginjal bisa membuat anabul kehilangan nafsu makan.

Karena itu, pemilik perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku makan kucing. Jika kondisi berlangsung cukup lama, pemeriksaan ke dokter hewan tetap menjadi langkah penting agar penyebabnya dapat diketahui lebih jelas.

Di sisi lain, menjaga asupan nutrisi harian tetap menjadi perhatian utama. Memilih makanan dengan nutrisi seimbang dapat membantu mendukung kebutuhan harian anabul sekaligus menjaga kualitas hidupnya.

Menariknya, beberapa produk makanan premium kini hadir dengan pilihan rasa yang lebih variatif dan disesuaikan dengan preferensi anabul. Bio Cat dari Bio Pet Food misalnya, menawarkan berbagai pilihan makanan basah premium dengan nutrisi seimbang dan kandungan, seperti taurine untuk membantu menjaga kesehatan kucing.

Bahkan, Content Creator Cellos yang juga menjadi Brand Ambassador Bio Pet Food pernah membagikan pengalamannya dalam sebuah podcast. Ia mengatakan, "Semua kucing berhak makan mewah, kucing-kucing pasti makannya Bio Cat. Panjang umur semua, Kucing gue si Mojo masuk 4 tahun, Timi 1 tahun, dan Jacky udah 8 tahun sekarang".

Pada akhirnya, memahami penyebab kucing menjadi picky eater adalah langkah awal agar kebutuhan nutrisi mereka tetap terpenuhi. Jika kamu sedang mencari cara membantu meningkatkan selera makan anabul, tidak ada salahnya mulai lebih cermat memilih makanan dengan nutrisi lengkap dan rasa yang sesuai dengan kesukaan si meong.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More