Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengenal Heat Stroke Pada Kucing, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Mengenal Heat Stroke Pada Kucing, Kenali Gejala dan Pencegahannya
Kucing (unsplash.com/Rick T.T)
Intinya Sih
  • Heat stroke pada kucing terjadi saat suhu tubuh melebihi 40°C akibat paparan panas berlebih dan ketidakmampuan tubuh mendingin, yang bisa menyebabkan kejang hingga kematian.
  • Gejala serangan panas meliputi suhu tinggi, gusi merah, muntah berdarah, sesak napas, kejang, serta kehilangan keseimbangan yang menandakan kondisi darurat medis.
  • Pencegahan dilakukan dengan memastikan kucing memiliki akses air dan tempat teduh, ventilasi cukup, serta tidak ditinggalkan di mobil atau ruangan panas meski hanya sebentar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Heat stroke atau serangan panas pada kucing tidak membutuhkan waktu berjam-jam untuk membuat hewan berbulu itu tersiksa kepanasan. Serangan ini datang saat pemiliknya lengah, misalnya dengan meninggalkan kucing beberapa menit di dalam mobil adalah kesalahan besar karena berisiko mengalami serangan panas, atau saat pemilik tidak menyediakan ventilasi di kandang, dan akses air minum yang sulit dijangkau.

Jika dibiarkan begitu saja, kucing bisa kejang yang berujung pada kematian. Ini bukan karena kepanasan biasa, sebagai pemilik kucing, kamu perlu memahami apa saja gejala serangan panas sebelum kucing benar-benar tersiksa dan mati akibat kepanasan. Nah, adanya artikel ini akan dibahas lebih lanjut seputar heat stroke pada kucing dan cara pencegahannya. Berikut informasinya!

1. Apa itu heat stroke pada kucing?

Kucing
Kucing (unsplash.com/Roberto)

Heat stroke atau disebut serangan panas adalah kondisi yang serius jika suhu tubuh kucing menjadi sangat tinggi. Normalnya suhu tubuh kucing antara 38,1-39,2°C, suhu ini bisa lebih tinggi jika mereka mengalami demam karena sakit.

Namun, jika suhu tubuh kucing melebihi 40°C, mereka berisiko terkena serangan panas, yang dapat berujung pada dehidrasi parah, kejang, pembekuan darah, kerusakan organ, koma, dan kematian. Serangan panas lebih berbahaya jika suhu tubuh mereka tetap tinggi dalam waktu lama, jadi semakin cepat kucing didinginkan dan dibawa ke dokter hewan, maka semakin besar peluang mereka untuk pulih sepenuhnya.

Kucing sangat sensitif terhadap panas, tetapi tidak seperti manusia, mereka tidak mampu berkeringat secara efisien untuk mendinginkan tubuh. Serangan panas pada kucing biasanya disebabkan oleh paparan panas lingkungan yang berlebihan dikombinasikan dengan ketidakmampuan tubuh mereka untuk mendinginkan diri secara memadai.

2. Gejala heat stroke pada kucing

Kucing scottish fold
Kucing Scottish Fold (pexels.com/Karolis)

Memahami gejala-gejala serangan panas pada kucing adalah hal yang penting untuk memberi pertolongan pertama sebelum kucing mengalami kondisi yang lebih parah. Berikut tanda-tanda kucing mengalami heat stroke atau serangan panas:

  • Suhu rektal lebih dari 104 F
  • Disorientasi
  • Gusi merah
  • Muntah (bisa mengandung darah)
  • Diare
  • Bercak-bercak pendarahan pada gusi, pupil mata, dan perut.
  • Sesak napas dan mengi
  • Terengah-engah
  • Kejang
  • Tidak mampu berjalan atau berdiri

3. Penanganan jika kucing mengalami heat stroke

Kucing
Kucing (unsplash.com/Tatyana)

Serangan panas adalah kondisi serius dan gejalanya harus ditangani sebagai keadaan darurat. Jika kucing menunjukkan tanda-tanda serangan panas, segera bawa ke dokter hewan.

Jika kamu sadar kucing mengalami serangan panas, segera pindahkan kucing ke ruangan yang sejuk dan basahi bulu kucing dengan air sejuk (bukan air dingin), lalu letakkan kompres es dengan lembut di kaki kucing.

Dokter hewan akan berupaya menurunkan suhu tubuh kucing hingga ke suhu normal. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan air dingin atau kompres air es. Kemungkinan dokter hewan juga akan memberikan cairan intravena untuk membantu menurunkan suhu tubuh kucing, mengatasi syok, dan meminimalkan risiko kerusakan organ.

4. Pencegahan heat stroke pada kucing

Kucing
Kucing (unsplash.com/Ricardo)

Beberapa hal bisa menyebabkan kucing mengalami heat stroke seperti suhu luar ruangan yang sangat panas, minimnya akses ke tempat teduh, terperangkap di ruangan tanpa ventilasi, dan kurangnya akses terhadap air.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kucing terkena serangan panas, antara lain:

  • Pastikan selalu memiliki akses ke tempat teduh dan air.
  • Selalu periksa gudang, rumah kaca, konservatori, dan mobil sebelum menutupnya.
  • Jangan pernah meninggalkan kucing ruangan yang panas atau tempat dengan ventilasi buruk.
  • Jangan pernah meninggalkan kucing di dalam mobil saat cuaca sedang panas, bahkan hanya untuk beberapa menit dan jendela terbuka.
  • Hindari bepergian dengan kucing saat cuaca panas.

Dengan demikian, heat stroke atau serangan panas adalah kondisi darurat di mana suhu tubuh kucing berada di atas 40°C. Selalu sediakan air segar untuk kucing, pastikan sirkulasi udara berjalan, dan jangan pernah tinggalkan kucing di dalam mobil parkir meskipun hanya beberapa menit. Kenali tanda-tanda serangan panas pada kucing sebelum terlambat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More