Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Serangga Bisa Diusir Tanpa Bahan Kimia, Ini Cara Alaminya

Serangga Bisa Diusir Tanpa Bahan Kimia, Ini Cara Alaminya
ilustrasi serangga (unsplash.com/Shanie Roy)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti bahaya penggunaan bahan kimia untuk mengusir serangga dan menawarkan alternatif alami yang lebih aman bagi kesehatan serta lingkungan.
  • Dijelaskan berbagai metode alami seperti penggunaan minyak esensial, bahan dapur, serta menjaga kebersihan rumah agar serangga enggan datang.
  • Penutupan celah di rumah disebut sebagai langkah pencegahan efektif untuk mencegah masuknya serangga sebelum perlu dilakukan pengusiran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Serangga seperti nyamuk, semut, lalat, hingga kecoa mungkin sering menjadi tamu tidak diundang di dalam rumah, bahkan membuat penghuninya merasa tidak nyaman. Banyak orang yang hanya mengandalkan semprotan kimia sebagai solusi yang tepat, padahal bahan kimia justru akan rentan meninggalkan residu berbahaya untuk hewan peliharaan, anak-anak, atau bahkan kesehatan jangka panjang.

Untungnya ada berbagai cara alami dan praktis yang bisa kamu lakukan untuk mengusir serangga tanpa menggunakan bahan kimia. Simaklah beberapa metode berikut ini yang bukan hanya ramah lingkungan, namun juga cukup efektif dan aman digunakan setiap hari agar nantinya tidak sampai menimbulkan efek samping.

1. Gunakan aroma alami yang tidak disukai serangga

ilustrasi aromaterapi (pexels.com/Mareefe)
ilustrasi aromaterapi (pexels.com/Mareefe)

Beberapa jenis minyak esensial, seperti minyak peppermint, minyak serai, dan minyak lavender ternyata cukup ampuh untuk mengusir serangga dikarenakan baunya yang menyengat untuk mereka. Kamu hanya perlu mencampurkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam air, lalu coba semprotkan ke sudut rumah, tirai, atau pun sekitar jendela yang sering menjadi tempat hadirnya serangga, sehingga bisa menciptakan penghalang alami.

Selain digunakan sebagai semprotan, namun kamu juga bisa menaruh kapas yang telah diberi minyak esensial di sudut ruangan, lemari, atau pun area dapur yang memang sangat rawan keberadaan serangga. Selain bisa mengusir serangga, namun aroma ini juga bisa memberikan efek menenangkan dan menyegarkan di seluruh ruangan karena wanginya.

2. Jaga kebersihan rumah secara rutin dan menyeluruh

ilustrasi membersihkan rumah (pexels.com/MART PRODUCTION)
ilustrasi membersihkan rumah (pexels.com/MART PRODUCTION)

Serangga sangat tertarik pada sisa makanan, tumpahan minuman manis, atau bahkan tempat yang kondisinya lembab dan juga kotor, sehingga kamu harus benar-benar cermat dalam memperhatikan kebersihan rumah. Pastikan bahwa lantai disapu dan dipel secara rutin meja makan selalu dibersihkan setiap kali digunakan dan juga tidak membiarkan sampah menumpuk terlalu lama.

Pastikan bahwa area-area, seperti belakang kulkas, bawah kompor, atau sudut dapur yang memang kerap dijadikan sebagai sarang favorit serangga untuk selalu dibersihkan secara menyeluruh. Dengan kebersihan secara menyeluruh, maka kamu akan memutus rantai sumber makanan serangga dan juga memastikan rumah terasa lebih sehat.

3. Memanfaatkan bahan dapur sebagai penangkal alami

ilustrasi cuka (pexels.com/olia danilevich)
ilustrasi cuka (pexels.com/olia danilevich)

Bahan-bahan sederhana, seperti bawang putih, kulit jeruk, dan juga cuka bisa dimanfaatkan untuk mengusir berbagai jenis serangga dari rumah. Penggunaan kulit jeruk yang diletakkan di area jendela atau dapur bisa membantu untuk mengusir semut dan kecoa dikarenakan memiliki kandungan zat yang tidak disukai oleh hewan tersebut.

Sementara penggunaan bawang putih yang dihancurkan dan dicampur dengan air bisa menjadi semprotan anti nyamuk alami, bahkan larutan cuka juga bisa digunakan untuk membersihkan permukaan dapur yang sering di datangi oleh semut. Penggunaan bahan dapur ini dianggap bisa menjaga rumah tetap bersih tanpa tambahan bahan kimia yang berbahaya.

4. Tutup celah dan lubang masuk serangga

ilustrasi lantai rumah
ilustrasi lantai rumah (pexels.com/Reilly Smith)

Serangga bisa masuk melalui celah kecil di area sekitar jendela pintu atau ventilasi yang memang tidak tertutup dengan rapat, sehingga penting agar selalu memeriksa setiap sudut rumah dengan cermat. Gunakan karet pelindung pintu, kasa nyamuk, atau lakban khusus untuk menutup celah-celah yang memungkinkan mereka masuk dengan mudah.

Langkah pencegahan ini dinilai sangat efektif untuk mencegah serangga datang sebelum kamu perlu repot-repot mengusirnya. Selain itu, coba untuk menutup celah yang dapat membantu memastikan suhu di dalam rumah tetap stabil dan juga meminimalisir paparan debu dari luar.

Mengusir serangga dari rumah tidak harus selalu dilakukan dengan menggunakan bahan kimia yang berisiko tinggi terhadap kesehatan. Setidaknya dengan menggunakan cara-cara alami dan selalu menerapkan kebersihan di area sekitar rumah, maka serangga pun dapat diantisipasi. Rumah yang bersih dan sehat tentunya aman untuk semua penghuninya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More