ilustrasi pohon cemara (pexels.com/wyxina-tresse)
Pohon cemara banyak ditanam sebagai peneduh maupun penghias taman karena bentuknya yang menjulang dan tetap hijau sepanjang tahun. Meski terlihat menarik, pohon berukuran besar ini sebaiknya tidak ditempatkan terlalu dekat dengan rumah. Akar beberapa jenis cemara dapat berkembang hingga mendekati fondasi bangunan apabila ruang tumbuhnya terbatas.
Selain itu, daun berbentuk jarum yang terus berguguran mudah menumpuk di talang air. Jika tidak rutin dibersihkan, talang dapat tersumbat sehingga air meluap dan meningkatkan risiko kelembapan maupun pembusukan pada bagian luar rumah.
“Sebagian besar konifer berukuran penuh lebih cocok ditanam di area yang luas. Menurutnya, akar pohon dapat mencapai fondasi rumah, sementara daun berbentuk jarumnya berpotensi menyumbat talang air dan memicu kerusakan apabila tidak dibersihkan secara berkala,” ujar Susan Calhoun, desainer lanskap dari Plantswoman Design, dikutip dari Real Simple.
Menanam tanaman yang tepat di lokasi yang sesuai merupakan langkah penting untuk menjaga keindahan sekaligus keamanan rumah. Sebelum membeli tanaman, pastikan kamu mengetahui ukuran tanaman saat dewasa, karakter akar, serta pola pertumbuhannya agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.