Memasuki usia dewasa, persahabatan perlahan mengalami perubahan. Kalau dulu bertemu setiap hari dan saling berkabar hampir setiap waktu terasa biasa, kini semua berubah. Mulai dari kesibukan pekerjaan, keluarga, hingga urusan pribadi membuat waktu untuk bersosialisasi semakin terbatas. Tapi, hal ini bukan karena rasa sayang kepada teman berkurang, hanya saja cara menjaga hubungan mulai berubah.
Salah satu bentuk persahabatan yang terasa semakin relevan di usia dewasa adalah low-maintenance friendship, yaitu hubungan pertemanan yang tidak menuntut komunikasi intens atau pertemuan rutin agar tetap terasa dekat. Kamu dan temanmu bisa sama-sama sibuk, jarang bertemu, bahkan tidak selalu berkabar, tetapi tetap saling memahami. Lantas, kenapa jenis pertemanan seperti ini terasa cocok untuk kehidupan orang dewasa? Berikut alasannya!
