ilustrasi goreng ayam (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)
Menggoreng berada di posisi terakhir karena makanan biasanya menyerap sebagian minyak selama proses memasak. Kondisi tersebut membuat kandungan lemak dan kalori makanan bisa meningkat lebih banyak dibandingkan metode seperti mengukus atau poaching. Baik menggoreng dengan sedikit minyak maupun deep-frying, penggunaan minyak tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Bukan berarti kamu harus menghapus gorengan dari menu selamanya, ya, tapi sebaiknya jadikan makanan ini sebagai pilihan sesekali dan lebih sering gunakan metode memasak yang membutuhkan sedikit tambahan lemak.
Pada akhirnya, gak ada satu metode memasak yang selalu paling sehat untuk semua jenis makanan. Cara memasak perlu disesuaikan dengan bahan yang kamu gunakan, durasi, suhu, serta jumlah minyak atau lemak tambahan. Memasak juga gak otomatis membuat makanan menjadi kurang bergizi karena dalam kondisi tertentu panas justru bisa membuat beberapa zat gizi atau senyawa tanaman lebih mudah diserap tubuh.
Katie Morford, RDN, menjelaskan bahwa konsumsi sayuran mentah bersama sumber lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, atau Greek yogurt juga bisa membantu tubuh menyerap nutrisi tertentu. Jadi, daripada terpaku pada satu teknik, kamu bisa mengombinasikan berbagai metode memasak sambil tetap memperbanyak sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan makanan kaya nutrisi lainnya.