Ilustrasi merapikan buku (.pexels.com/cottonbro studio)
Setelah bau apek dan jamur berhasil ditangani, tahap berikutnya adalah mencegah masalah tersebut muncul kembali. Simpan buku di tempat yang kering, tidak terlalu lembap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kamu bisa meletakkan silica gel di area penyimpanan untuk membantu mengurangi kelembapan. Pastikan silica gel tidak bersentuhan langsung dengan halaman dan segera ganti jika sudah tidak efektif.
Hindari menyimpan buku terlalu rapat hingga tidak ada ruang bagi udara untuk bergerak. Sesekali keluarkan koleksi dari rak dan buka beberapa bagian halamannya untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kelembapan atau jamur baru. Dengan penyimpanan yang tepat, buku hasil thrifting tidak hanya terbebas dari bau apek, tetapi juga bisa tetap awet dan nyaman dibaca dalam waktu lama.
Buku thrifting memang memiliki daya tarik tersendiri, tetapi kondisinya perlu diperiksa sebelum langsung dimasukkan ke rak koleksi. Bau apek, halaman lembap, bercak jamur, dan perubahan warna kertas dapat menjadi tanda bahwa buku sebelumnya disimpan dalam kondisi kurang ideal.
Daripada langsung menggunakan pewangi atau cairan pembersih yang berisiko merusak kertas, lebih baik mulai dengan cara yang lembut seperti mengangin-anginkan buku, mengurangi kelembapan, membersihkan permukaan dengan hati-hati, dan memperbaiki kondisi penyimpanannya. Dengan sedikit kesabaran, buku bekas yang awalnya berbau apek bisa kembali menjadi koleksi bacaan yang menyenangkan.