Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Alasan Kenapa Kamu Tidak Boleh Mencari Keuntungan dalam Pertemanan

5 Alasan Kenapa Kamu Tidak Boleh Mencari Keuntungan dalam Pertemanan
Pexels/Inga Seliverstova

Memiliki teman membuat hidup kita lebih mudah dan bahagia. Namun kamu harus tahu bahwa tidak semua teman akan siap membantumu. Biasanya dengan ini kamu semakin tahu siapa yang menjadi teman dekatmu dan bukan.

Tidak jarang ketika saling membantu, ada beberapa orang yang justru memanfaatkan momen tersebut untuk mencari keuntungan pribadi. Hubungan pertemanan yang bertujuan mencari keuntungan tidaklah sehat. Berikut ini 5 alasan yang menjelaskan mencari keuntungan dalam pertemanan tidaklah baik kamu lakukan.

1.Keuntungan tersebut hanya sementara

Pexels/Pedro Sandrini
Pexels/Pedro Sandrini

Selalu ingat bahwa keuntungan tersebut hanyalah sementara. Hubungan yang berdasarkan keuntungan pribadi tidak akan bisa bertahan lama. Alih-alih demi keuntungan yang sementara, tidak ada salahnya kamu berkorban demi teman-teman. Suatu saat kamu akan mendapat balasan yang tidak terduga.

Justru dengan ini malah hubunganmu semakin baik. Memang tidak selamanya kamu bisa untung dalam pertemanan, namun yang lebih penting jangan sampai kamu memanfaatkan keadaan.

2.Menghilangkan kepercayaan teman-temanmu

Pexels/Bahaa A. Shawqi
Pexels/Bahaa A. Shawqi

Ketika kamu melakukannya, jangan salah bahwa teman-temanmu bisa segera mengetahuinya. Orang lain akan cepat sadar tentang apa yang sudah kamu lakukan. Mencari untung dalam pertemanan membuat teman-temanmu kehilangan kepercayaan denganmu. Masalahnya dampak yang ditimbulkan dari perilaku ini bisa sangat besar, seperti kamu tidak akan diterima lagi dengan lingkungan tersebut. Ibarat kamu telah mendapat sanksi sosial dari teman-temanmu, mereka tidak akan lagi percaya kepadamu.

3.Sulit untuk memperbaikinya kembali

Pexels/Elijah O'Donnell
Pexels/Elijah O'Donnell

Seringkali penyesalan datang di akhir. Tentunya kamu tahu konsekuensi yang bisa kamu terima bukan? Sangat sulit untuk memperbaiki hubungan dengan orang-orang yang kamu manfaatkan. Terkadang ketika kamu sudah mencari untung dengannya, jangan harap kamu bisa berteman lagi dengannya.

Mereka akan selalu ingat keburukan yang sudah kamu lakukan dan tidak mudah memaafkan. Jika ada rencana untuk mencari-cari keuntungan dalam pertemanan, lebih baik kamu pikir-pikir lagi deh karena konsekuensinya sangat besar.

4.Tidak ada lagi bantuan ketika kamu tidak memiliki apa-apa

Pexels/emre keshavarz
Pexels/emre keshavarz

Hubungan pertemanan yang toxic tersebut seringkali bisa bertahan, asalkan kamu memiliki sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain, seperti materi, kekuasaan, keterampilan dan kepentingan lainnya. Namun tunggu dulu, ketika kamu sudah tidak memiliki apa-apa kamu akan diacuhkan dari lingkunganmu.

Motif pertemanan seperti ini harus kamu hindari. Karena di ujungnya sangatlah menyakitkan. Ketika kamu sudah tidak memiliki keuntungan yang bisa dimanfaatkan, kamu dengan mudah akan ditinggalkan.

5.Jangan pernah melupakan balas dendam

Pexels/Маша Реймерс
Pexels/Маша Реймерс

Jangan sampai kamu lupa dengan hukum karma. Orang lain bisa saja sangat terpukul dengan apa yang sudah kamu lakukan dan kapan saja bisa melakukan balas dendam. Tidak semua orang bisa memaafkan kesalahan bukan? Apalagi jika kamu tidak meminta maaf dengannya.

Bisa saja kesalahan yang kamu perbuat membuat hidupnya semakin berat. Tidak jarang hal tersebut memancing dendam kepadamu. Bukankah hidup layaknya roda yang kadang di atas dan kadang di bawah. Teman yang kamu sakiti bisa membuat hidupmu tidak tenang setelahnya.

Bantulah orang lain semampumu tanpa berpikir untuk mengharap balasan. Karena hubungan pertemanan yang baik dilandasi dengan ketulusan dan kejujuran. Mencari keuntungan dalam pertemanan justru mengancam kehidupanmu. Kamu menjadi tidak bisa dipercaya bahkan diasingkan oleh orang lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
thariq bintoro
Editorthariq bintoro
Follow Us

Latest in Life

See More

Serba-Serbi Adat Jawa di Pernikahan Anak Soimah, Ada Topi Kuluk Biru

11 Mei 2026, 21:26 WIBLife