Melihat teman liburan, beli barang baru, atau nongkrong di tempat yang ramai bisa bikin kamu merasa tertinggal. Perasaan fear of missing out sering muncul bukan karena kamu butuh semuanya, melainkan karena takut jadi satu-satunya gak ikut. Bahaya FOMO mulai terasa ketika keputusan kecil terus dibuat demi mengejar sesuatu yang sebenarnya gak kamu perlukan.
Masalahnya, FOMO gak berhenti setelah tren berganti karena standar yang dikejar ikut bergerak. Gen Z mudah menemukan pemicunya lewat media sosial, grup pertemanan, sampai obrolan kantor. Berikut ini lima dampak keseringan FOMO yang diam-diam bisa mengganggu kesehatan mental.
