Loyalitas terhadap perusahaan sering dianggap sebagai salah satu sikap profesional yang dapat membuka jalan menuju karier lebih mapan. Bertahan selama bertahun-tahun memang memberi kesempatan untuk memahami budaya kerja, membangun kepercayaan, sekaligus menguasai tanggung jawab dengan lebih mendalam. Namun, masa kerja yang panjang ternyata gak selalu berjalan beriringan dengan kenaikan jabatan, peningkatan pendapatan, ataupun perkembangan kemampuan.
Ada kalanya seseorang sudah memberikan banyak waktu dan tenaga, tetapi perjalanan kariernya justru terasa berhenti di tempat yang sama. Loyalitas tetap memiliki nilai penting, tetapi keputusan untuk bertahan perlu disertai evaluasi mengenai kesempatan belajar, penghargaan, serta arah karier dalam jangka panjang. Supaya loyalitas gak berubah menjadi alasan untuk menerima stagnasi tanpa sadar, yuk pahami beberapa penyebabnya berikut ini.
