Niat hati mau menamatkan satu bab buku, tapi jempol malah refleks scrolling media sosial sampai berjam-jam. Fenomena brain rot akibat terlalu banyak konsumsi konten durasi pendek bikin fokus kamu makin terkikis. Padahal, kamu cuma butuh slow living sejenak lewat halaman buku tanpa adanya interupsi pop-up notifikasi. Guys, mencoba trik meromantisasi waktu membaca buku bisa jadi cara ampuh buat mengembalikan waktu fokusmu yang semakin menurun.
Kalau kebiasaan hilang fokus ini terus dipelihara, pikiran bakal makin gampang lelah dan susah konsentrasi., lho Apalagi momen Hari Literasi Internasional setiap tanggal 8 September kemarin jadi pengingat kalau membaca itu bukan cuma kewajiban, melainkan bentuk self-care. Jangan biarkan waktu luangmu habis cuma buat mengonsumsi informasi instan yang bikin makin overwhelmed, ya.
