Solo date terdengar sederhana sampai akhirnya benar-benar dilakukan sendirian. Pergi makan sendiri, masuk toko, menonton film, atau duduk di tempat umum tanpa teman ternyata bisa terasa berbeda ketika belum terbiasa.
5 Hal yang Sering Dilakukan saat Pertama Kali Solo Date

- Banyak orang memulai solo date di tempat yang sudah familiar agar lebih mudah menyesuaikan diri dan menikmati waktu sendiri.
- Rasa canggung sering muncul, termasuk membawa banyak aktivitas atau merasa diperhatikan, meski biasanya berkurang setelah mulai fokus pada kegiatan.
- Sebagian orang pulang lebih cepat karena belum terbiasa, sementara lainnya menemukan aktivitas yang justru terasa lebih nyaman dilakukan sendirian.
Ada orang yang justru ketagihan setelah percobaan pertama, tetapi ada juga yang baru beberapa menit sudah ingin pulang karena merasa semua mata tertuju kepadanya. Pengalaman pertama tersebut bisa terasa menyenangkan, aneh, canggung, bahkan sedikit berantakan, dan semuanya cukup wajar terjadi. Lalu, apa saja hal yang sering dilakukan saat pertama kali solo date? Simak di bawah ini, yuk!
1. Memilih tempat yang sebenarnya sudah sangat dikenal

ilustrasi kafe (unsplash.com/note thanun) Percobaan pertama solo date biasanya tidak langsung dimulai di tempat yang benar-benar asing bagi kamu. Banyak orang justru memilih tempat yang sudah sering didatangi bersama teman atau keluarga karena tidak perlu memikirkan terlalu banyak hal baru. Misalnya, pergi ke kedai kopi langganan, pusat perbelanjaan yang sudah hafal letaknya, atau restoran yang menunya sudah pernah dicoba.
Pilihan ini ternyata cukup membantu karena perhatian tidak lagi terbagi untuk mencari lokasi atau menyesuaikan diri dengan suasana baru. Kamu sudah tahu harus memesan di mana, duduk di bagian mana, sampai letak toiletnya, sehingga bisa lebih fokus menikmati waktu sendirian. Ada juga yang akhirnya sadar bahwa tempat tersebut terasa berbeda ketika didatangi sendiri. Kalau biasanya sibuk ngobrol dengan teman, kali ini kamu justru mulai memperhatikan musik, makanan, atau orang-orang yang berlalu-lalang di sekitar.
2. Membawa terlalu banyak kegiatan agar tidak merasa canggung

ilustrasi earphone (unsplash.com/freestocks) Karena takut terlihat seperti orang yang tidak tahu harus melakukan apa, sebagian orang sengaja menyiapkan banyak kegiatan sebelum berangkat. Buku dimasukkan ke tas, earphone dibawa, laptop ikut dibawa, bahkan pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu dikerjakan saat itu juga ikut dibuka. Niat awalnya memang supaya tidak bengong ketika sedang sendirian.
Misalnya, kamu pergi ke kafe lalu langsung membuka laptop meskipun sebenarnya tidak punya pekerjaan mendesak. Beberapa menit kemudian, kamu malah sibuk berpikir apakah cara dudukmu terlihat aneh atau apakah orang di meja sebelah memperhatikanmu. Setelah mulai nyaman, barulah kamu sadar bahwa tidak ada keharusan untuk terlihat sibuk setiap saat. Duduk sambil menikmati minuman atau melihat suasana sekitar pun ternyata tidak semenakutkan yang dibayangkan.
3. Memiliki perasaan bahwa semua orang sedang memperhatikan

ilustrasi solo date (pexels.com/TBD Tuyên) Salah satu momen paling canggung saat pertama kali solo date adalah ketika muncul perasaan seolah-olah semua orang sedang memperhatikan. Duduk sendirian di restoran bisa membuat seseorang merasa aneh karena meja sebelah datang berdua atau berkelompok. Padahal, orang-orang tersebut kemungkinan besar sedang sibuk dengan urusan masing-masing dan tidak terlalu memikirkan siapa yang duduk sendirian.
Perasaan itu biasanya mulai berkurang setelah beberapa waktu berlalu. Kamu mulai sibuk dengan makanan, film, buku, atau hal lain yang sedang kamu lakukan sehingga keberadaan orang lain tidak lagi terlalu terasa. Bahkan, ada yang baru menyadari setelah pulang bahwa rasa canggung tadi ternyata lebih banyak berasal dari pikiran sendiri. Pengalaman seperti ini sering menjadi bagian paling berkesan dari solo date pertama karena kamu akhirnya tahu bahwa pergi sendirian tidak seseram perkiraan awal.
4. Pulang lebih cepat karena ternyata memang belum terbiasa

ilustrasi pulang ke rumah (pexels.com/cottonbro studio) Tidak semua solo date pertama berakhir dengan perasaan ingin mengulanginya besok. Ada juga yang baru satu jam berada di luar sudah merasa cukup dan memilih pulang lebih cepat. Misalnya, kamu awalnya berencana makan, jalan-jalan, lalu mampir ke toko buku, tetapi setelah makan, ternyata energi sosialmu sudah habis meskipun tidak sedang berbicara dengan siapa pun.
Hal tersebut bukan berarti solo date-nya gagal. Justru dari pengalaman itu kamu bisa tahu bahwa ternyata kamu lebih nyaman melakukan kegiatan sendirian dalam waktu singkat. Percobaan berikutnya mungkin cukup dengan pergi sarapan selama satu jam atau menonton film tanpa menambahkan agenda lain. Lama-kelamaan, kamu bisa menemukan durasi yang paling nyaman tanpa harus memaksakan diri mengikuti gambaran solo date yang terlihat menyenangkan di media sosial.
5. Menemukan satu hal yang ternyata lebih menyenangkan dilakukan sendirian

ilustrasi toko buku (pexels.com/ilustrasi toko buku) Terakhir, hal yang sering dilakukan saat pertama kali solo date adalah kemungkinan menemukan kegiatan yang terasa lebih enak dilakukan sendiri. Misalnya, kamu baru sadar bahwa memilih makanan lebih mudah ketika tidak perlu berdiskusi, melihat-lihat toko lebih bebas ketika tidak ada yang menunggu, atau menonton film terasa lebih nyaman karena tidak perlu mengobrol setelah adegan tertentu.
Contohnya, seseorang yang awalnya pergi ke pusat perbelanjaan hanya untuk mencoba makan sendiri bisa berakhir menghabiskan waktu berjam-jam di toko buku karena tidak perlu terburu-buru. Ada pula yang awalnya takut masuk bioskop sendirian, tetapi setelah film selesai justru merasa ingin mengulang pengalaman tersebut dengan film lain. Momen seperti ini sering menjadi alasan mengapa pengalaman pertama yang awalnya terasa canggung akhirnya berubah menjadi kegiatan yang ingin dilakukan lagi.
Pengalaman pertama solo date memang tidak selalu langsung terasa nyaman. Ada yang berjalan mulus, ada yang berakhir lebih cepat dari rencana, dan ada pula yang justru menemukan kegiatan baru yang ternyata lebih menyenangkan ketika dilakukan sendiri. Jadi, kalau pengalaman solo date pertamamu nanti terasa sedikit canggung, tidak perlu buru-buru menganggapnya gagal karena bisa jadi kamu memang sedang mencari cara yang paling cocok untuk menikmatinya.






















