Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Memakai Ihram bagi Perempuan, Jamaah Wajib Tahu!

Cara Memakai Ihram bagi Perempuan, Jamaah Wajib Tahu!
Suasana jemaah calon haji saat melakukan tawaf, Minggu (11/5/2025). (Media Center Haji/Rochmanudin)
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan tata cara memakai pakaian ihram bagi perempuan saat menjalankan ibadah haji atau umrah agar sesuai dengan ketentuan syariat.
  • Pakaian ihram perempuan wajib menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, serta tidak boleh memiliki jahitan pada kainnya.
  • Ketentuan tambahan mencakup panjang kain hingga tumit, penggunaan kaos kaki, sepatu tanpa hak berbahan karet, lengan panjang sampai pergelangan, dan kerudung menutupi dada tanpa cadar atau sarung tangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ketika berangkat ibadah haji ataupun umrah, salah satu yang perlu diperhatikan ialah pakaian. Pasalnya, dalam melaksanakan ibadah tersebut kamu wajib mengenakan pakaian khusus yang biasa disebut ihram.

Kali ini, IDN Times akan membagikan cara memakai ihram bagi perempuan. Yuk, simak agar kamu gak salah memakainya!

Table of Content

1. Cara memakai ihram bagi perempuan

1. Cara memakai ihram bagi perempuan

Ilustrasi jemaah calon haji Indonesia (IDN Times/Umi Kalsum)
Ilustrasi jemaah calon haji Indonesia (IDN Times/Umi Kalsum)

Bagi yang baru pertama kali melaksanakan ibadah haji maupun umroh, kemungkinan besar mengalami kebingungan dalam mengenakan pakaian ihram. Walaupun sebenarnya memakai pakaian ihram bagi perempuan sangatlah mudah.

Yang paling penting adalah pakaian bisa menutup semua bagian tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan. Pakaian ihram pada perempuan juga tidak boleh ada jahitan.

2. Ketentuan bagian bawah

ilustrasi ibadah haji di sekitar kabah (pexels.com/Muhammad Khawar Nazir)
ilustrasi ibadah haji di sekitar kabah (pexels.com/Muhammad Khawar Nazir)

Pakaian ihram bagi perempuan ternyata lebih simpel dan mudah untuk digunakan. Hal yang terpenting di sini adalah pastikan kain ihram menutupi seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah.

Pakaian ihram untuk perempuan juga tidak diperbolehkan ada jahitan. Untuk bagian bawah kamu bisa menyimak tiga ketentuan ini:

  1. Kain bagian bawah haruslah panjangnya mencapai tumit.
  2. Pastikan juga harus memakai kaos kaki.
  3. Sepatu yang digunakan juga tidak boleh memiliki tumit atau heel dan terbuat dari bahan karet.

3. Ketentuan bagian atas

ilustrasi kabah (pexels.com/Jay Haseeb)
ilustrasi kabah (pexels.com/Jay Haseeb)

Begitu pula dengan bagian atas, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti ini:

  1. Lengan baju panjangnya haruslah mencapai pergelangan tangan.
  2. Pastikan kerudung yang digunakan panjangnya juga harus melebihi bagian dada. Namun tidak dibenarkan memakai cadar/ niqab (penutup wajahnya) dan tidak dibolehkan memakai sarung tangan.
  3. Untuk perempuan, pakaian ihram yang digunakan memanglah lebih mudah. Penggunaannya sama seperti memakai mukena ketika akan salat.

Walaupun terlihat simpel, namun ternyata ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam penggunaan ihram, terutama bagi kaum perempuan. Apabila kamu sedang melaksanakan umrah atau haji, semoga ibadah dan niatmu diterima oleh Allah SWT, ya!

FAQ Seputar Cara Memakai Ihram bagi Perempuan

Apa batas aurat yang wajib dipenuhi saat perempuan mengenakan ihram?

Batas aurat wanita saat berihram sama dengan batas aurat ketika mendirikan salat, yaitu menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Pastikan pakaian ihram tidak ketat atau memperlihatkan siluet tubuh, kaki tertutup rapat (menggunakan kaus kaki yang tebal dan tidak transparan), serta bagian leher bawah dagu tertutup dengan sempurna oleh kerudung.

Benarkah ada larangan khusus terkait penutup wajah dan tangan bagi perempuan saat berihram?

Ya, ini adalah aturan yang sangat krusial. Selama dalam keadaan ihram, jemaah perempuan dilarang keras menutup wajah (seperti menggunakan cadar/niqab) dan dilarang menutup telapak tangan (seperti menggunakan sarung tangan biasa yang membungkus jari-jari). Wajah dan telapak tangan harus dibiarkan terbuka sebagai bagian dari rukun ihram wanita.

Bagaimana urutan sunnah yang sebaiknya dilakukan sebelum perempuan memakai baju ihram?

Sebelum berniat ihram di miqat, jemaah perempuan disarankan melakukan amalan sunnah demi kebersihan fisik, antara lain:Memotong kuku tangan dan kaki.Mencukur rambut-rambut halus yang diperlukan.Mandi sunnah ihram (mandi besar untuk membersihkan tubuh).Berwudu secara sempurna.Catatan: Penggunaan wewangian pada tubuh hanya boleh dilakukan sebelum berniat ihram. Setelah niat diucapkan, segala jenis wewangian (termasuk sabun berparfum) menjadi dilarang.

Apakah perempuan yang sedang haid atau nifas tetap boleh memakai ihram?

Tetap boleh dan sah. Wanita yang sedang haid atau nifas tetap dianjurkan mandi sunnah ihram, memakai pakaian ihram, dan melafalkan niat ihram di miqat. Mereka bisa mengikuti hampir seluruh rangkaian ibadah haji/umrah (seperti wukuf di Arafah, mabit, dan melontar jumrah), kecuali satu hal: mereka dilarang melakukan Tawaf di Ka'bah dan salat sampai masa sucinya tiba.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
Eddy Rusmanto
3+
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Related Articles

See More