Ilustrasi pasangan (pexels.com/César O'neill)
Ada hubungan yang tidak benar-benar selesai, hanya berhenti karena kedua orang memilih diam. Perasaan mungkin masih ada, tetapi tidak ada yang cukup berani untuk memulai percakapan. Kata-kata berikut menggambarkan rasa kangen yang bercampur dengan harapan, keraguan, dan sedikit ego.
21. “Mungkin kita sama-sama kangen, cuma sama-sama terlalu gengsi.”
22. “Aku diam, kamu diam, lalu siapa yang sebenarnya sedang menunggu?”
23. “Kalau kamu juga kangen, kenapa kita masih saling menunggu?”
24. “Aku tidak tahu apakah kamu masih ingat, tapi aku masih sering teringat.”
25. “Kita sama-sama punya kesempatan untuk menyapa, tapi sama-sama memilih diam.”
26. “Rindu ini sederhana, yang rumit cuma gengsinya.”
27. “Aku masih ingin berbicara, tetapi tidak tahu apakah kamu masih ingin mendengar.”
28. “Mungkin yang kita butuhkan cuma satu pesan, tapi tidak ada yang mau menjadi yang pertama.”
29. “Kalau suatu hari kamu menyapa duluan, mungkin aku tidak akan berpura-pura tidak kangen.”
30. “Aku masih kangen, hanya saja kali ini aku memilih diam dan membiarkan waktu menjawab.”
Kangen tapi gengsi memang bisa membuat seseorang memilih diam meski sebenarnya ingin kembali berbicara. Namun, tidak semua rasa rindu harus segera disampaikan, dan tidak semua diam berarti sudah tidak peduli.