Tren membeli buku bekas atau preloved semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Alasannya beragam, mulai dari harga yang lebih terjangkau, kesempatan mendapatkan buku yang sudah langka, hingga gaya hidup ramah lingkungan. Tak sedikit pembaca yang berhasil menemukan buku favorit yang masih bagus dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan buku baru.
Sayangnya, tren ini dimanfaatkan oleh oknum yang menjual buku bajakan dengan label "preloved mulus". Sampulnya tampak bersih, harga lebih murah, dan penjual mengklaim buku berasal dari koleksi pribadi. Modus seperti ini semakin sering ditemukan di marketplace maupun media sosial, sehingga penting bagi kamu untuk mengetahui ciri-cirinya sebelum memutuskan membeli.
