Pemulihan dari trauma kekerasan seksual bukanlah perjalanan lurus seperti jalan tol yang mulus. Ia lebih menyerupai jalur berliku, kadang terasa maju, lalu tiba-tiba mundur, penuh tikungan yang menguji kekuatan diri. Setiap orang memiliki cara dan waktunya masing-masing, sehingga tidak ada standar pasti tentang “kapan harus pulih”.
Yang perlu dipahami, pemulihan bukan tentang melupakan, melainkan tentang menemukan kembali kendali atas diri sendiri. Proses ini membutuhkan ruang, dukungan, dan terutama kesabaran terhadap diri sendiri. Berikut beberapa langkah yang bisa menjadi pijakan awal dalam perjalanan tersebut.
