Novel Rekomendasi dari Jebung, Bacaan Fiksi Ringan yang Menarik Hati

- Jebung membagikan tiga rekomendasi novel fiksi ringan melalui akun Instagram Makarya, menampilkan bacaan yang menghibur namun penuh makna bagi para penggemar cerita unik.
- Novel With Love from The Morisaki Bookshop karya Satoshi Yagisawa menghadirkan kisah hangat tentang hubungan manusia dan pencarian makna hidup di sebuah toko buku Tokyo.
- Karya Seno Gumira Ajidarma dan Dee Lestari turut direkomendasikan Jebung, masing-masing menonjolkan tema cinta puitis serta pergolakan emosi dalam bentuk cerpen dan musik.
Penyanyi Jessica Bunga atau akrab disapa Jebung, membagikan sejumlah judul buku yang dibacanya. Dalam akun Instagram Makarya, Jebung berbagi judul novel fiksi dengan cerita yang ringan namun penuh perhatian. Ketiga novel yang dibeli oleh Jebung, menarik perhatian.
Beberapa judul bukunya menawarkan perspektif yang baru bagi pembaca, terlebih jika kamu menyukai kisah yang unik dan menyenangkan. Dalam artikel ini, intip novel-novel yang direkomendasikan Jebung untuk referensi bacaanmu.
1. With Love from The Morisaki Bookshop oleh Satoshi Yagisawa

Novel With Love from The Morisaki Bookshop mengisahkan orang-orang yang berbeda dan bertemu di sebuah toko buku di area Jimbocho, Tokyo. Ada perempuan muda yang tengah melalui momen patah hati, paman yang eksentrik namun optimis, serta istrinya dengan rahasia yang misterius. Orang-orang ini menemukan koneksi dan mengatasi rasa kesepian.
Novel ini ditulis oleh Satoshi Yagisawa, penulis yang sama dengan buku Days at the Morisaki Bookshop. Ceritanya berfokus pada seorang laki-laki bernama Kanako Morisaki yang bekerja di toko buku itu, sambil menyaksikan berbagai momen kehidupan para pengunjung yang datang serta upaya mereka mencari makna hidup. Ia kemudian menemukan arti hidup dan kebahagiaannya sendiri setelah membantu para pengunjung.
2. Sepotong Senja untuk Pacarku oleh Seno Gumira Ajidarma

Sepotong Senja untuk Pacarku adalah kumpulan cerpen yang ditulis oleh Seno Gumira Ajidarma. Cerita surealis yang paling populer adalah kisah cinta Sukab yang mengirimkan surat cintanya pada Alina, sang pujaan hati. Sukab mencuri senja dari pantai dan mengirimkannya pada Alina sebagai wujud cinta.
Kumpulan cerpen karya Seno menyoroti kisah perjuangan, kerinduan, dan pengorbanan cinta yang puitis akan tetapi absurd. Senja menjadi lambang keindahan untuk mengekspresikan cinta mendalam Sukab pada pujaan hatinya.
3. Rectoverso oleh Dee Lestari

Dee Lestari menulis 11 cerita pendek yang mengisahkan berbagai pergolakan emosi dari para tokohnya. Berbagai kisah ditulis dengan alur yang menarik, melukiskan perasaan sedih, suka cita, keragu-raguan, ketakutan, hingga membentuk berbagai perasaan dengan muara yang serupa.
Rectoverso juga menjadi karya fenomenal dari Dee yang sukses hadirkan karya fiksi berupa cerpen dan musik yang dapat dinikmati secara terpisah. Kedua media seni ini saling melengkapi imajinasi untuk menghidupkan cerita yang selaras.
Jebung ternyata banyak membaca novel fiksi untuk mengisi waktu luang. Di antara rekomendasi di atas, adakah yang menjadi whistlist kamu?