ilustrasi perempuan memakai tank top (freepik.com/drobotdean)
Deodoran bukan termasuk produk yang semakin efektif jika dipakai semakin banyak. Lapisan deodoran yang terlalu tebal dapat membentuk residu sehingga bahan aktif di dalamnya sulit menyentuh permukaan kulit secara merata. Akibatnya, performa produk justru bisa menurun dibanding penggunaan dalam jumlah yang sesuai.
Selain itu, residu yang menumpuk juga dapat memicu beberapa masalah lain. Mulai dari iritasi kulit, pori-pori yang tersumbat, hingga munculnya noda putih pada pakaian. Karena itu, penggunaan secukupnya jauh lebih disarankan dibanding mengoleskan deodoran secara berlapis.
"Penggunaan deodoran secara berlebihan dapat menyebabkan terbentuknya residu yang memicu iritasi kulit atau menyumbat pori-pori, meninggalkan noda putih yang mengganggu pada pakaian, serta berpotensi menurunkan efektivitas produk jika penumpukan tersebut menghalangi bahan aktif meresap ke kulit. Bahan aktif harus diaplikasikan secara merata, bukan ditumpuk berlapis-lapis," ujar Raechele Cochran Gathers, MD, dokter spesialis kulit bersertifikat (board-certified dermatologist), dikutip dari Real Simple.