Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PRT Rasa Keluarga, kok, Bisa? Bisa Jadi Pengaruh Masa Kerja

PRT Rasa Keluarga, kok, Bisa? Bisa Jadi Pengaruh Masa Kerja
ilustrasi anak bersama PRT (pexels.com/Kiều Ngọc Bích)
Intinya Sih
  • Hubungan antara PRT dan keluarga majikan bisa terasa seperti keluarga sendiri karena kedekatan emosional yang terbangun dari waktu kerja panjang dan pengalaman bersama lintas generasi.
  • Kedekatan ini tumbuh lewat kebiasaan saling memahami kebutuhan, berbagi cerita, hingga kepercayaan tinggi dalam aktivitas sehari-hari di rumah maupun saat bepergian.
  • Faktor darah, pengasuhan sejak kecil, serta keterlibatan anak-anak PRT turut memperkuat rasa kekeluargaan yang membuat hubungan kerja menjadi lebih hangat dan harmonis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tidak mudah bagi banyak orang untuk mendapatkan pekerja rumah tangga atau PRT yang sesuai dengan keinginan. Sering kali mereka tak memperpanjang kontrak, bahkan mengakhirinya lebih cepat bila hasil kerjanya sangat kurang. Begitu pula dari sisi pekerja rumah tangga.

Mereka juga kerap tidak kerasan di rumah majikan. Terkadang mereka rela gaji cuma dibayarkan sebagian asal bisa berhenti kerja secepatnya. Ada pula PRT yang pamit pulang kampung sebentar, tapi ternyata gak pernah kembali lagi.

Belum lagi kasus-kasus kekerasan yang dialami beberapa pekerja rumah tangga. Untungnya, seluruh pengalaman buruk itu gak relate dengan keseharianmu bersama PRT di rumah. Malah hubungan kalian tidak lagi sebatas hubungan kerja, melainkan sudah seperti keluarga kandung. Ada tujuh faktor yang menjadikan PRT rasa keluarga dan bisa sekuat itu hubungannya.

1. Sudah mengasuhmu sejak kecil

bersama PRT sepuh
ilustrasi bersama PRT sepuh (pexels.com/Thới Nam Cao)

PRT yang sekarang di rumah bahkan telah bekerja pada kedua orangtuamu sejak kamu belum lahir. Atau, sesaat setelahnya. Ia termasuk dalam orang yang pertama kali mengisi memorimu. Apalagi zaman dulu, tugas pekerja rumah tangga sering kali bukan cuma beres-beres.

Namun, juga mengasuh anak terutama ketika orangtua bekerja. Dirimu merasakan digendong oleh PRT sambil ia melakukan segala pekerjaan rumah. Malah boleh jadi ada masanya kamu merasa lebih nyaman dengan pekerja rumah tangga ketimbang kedua orangtua.

2. PRT sepuh digantikan anaknya, lintas generasi

bersama PRT
ilustrasi bersama PRT (pexels.com/Sóc Năng Động)

Ini seperti estafet dalam pengabdian pada keluargamu. Pekerja rumah tangga yang sudah lanjut usia dan gak sanggup lagi bekerja memilih untuk pensiun. Namun, pekerjaan tak sempat terbengkalai.

Sebab ternyata anaknya seperti sudah dipersiapkan buat sewaktu-waktu menggantikan posisinya di rumah orangtuamu. Kebetulan anaknya juga sama sekali tidak keberatan. Masuknya dirinya ke rumah keluargamu seakan-akan menambah besar lingkaran anggota keluarga.

Boleh jadi lintas generasi juga bukan cuma terkait PRT. Generasi kedua dari pekerja rumah tangga bahkan merasakan menjadi penjaga anakmu yang baru lahir. Rasa sayang dan keinginan kalian untuk terus saling menjaga pasti amat besar.

3. Anak PRT yang masih kecil kerap diajak ke rumahmu

bermain bersama anak PRT
ilustrasi bermain bersama anak PRT (pexels.com/Trần Thiên Ưng)

PRT rasa keluarga juga tak melulu karena ia sudah lama sekali ikut keluargamu. Sampai usianya sepuh. Hubungan yang harmonis serta kuat juga dapat terbentuk sekalipun pekerja rumah tangga di rumahmu terbilang masih muda.

Barangkali usia kalian nyaris sepantar. Ia sudah menikah dan memiliki anak yang masih terlalu kecil untuk ditinggal sendiri di rumahnya. Akibatnya, anaknya hampir setiap hari di rumahmu.

Kamu sendiri bersikap sangat baik, bahkan suka bermain dengannya. Dirimu dipanggil dengan sebutan tante, bude, om, atau pakde. Si anak merasa mendapat saudara tua baru. Begitu pula kamu seolah-olah punya keponakan.

4. Si paling memahami kebutuhan dan kesukaanmu

bersiap-siap sebelum pergi
ilustrasi bersiap-siap sebelum pergi (pexels.com/Ân Lê)

Selama bertahun-tahun, PRT mengurus segala keperluanmu. Dari memasak menu makanan setiap hari, mencuci dan menyetrika pakaian-pakaianmu, bahkan membantumu berkemas setiap hendak ke luar kota. Boleh jadi ia adalah orang yang paling memahami kebutuhan serta kesukaanmu.

Dia tahu tingkat kematangan telur mata sapi favoritmu. Ia paham model pakaian apa buat ke mana. Pekerja rumah tangga gak pernah salah menyiapkan semuanya untukmu. Malah orangtuamu pun belum tentu memahamimu hingga sedetail itu karena kesibukan mereka di luar.

5. PRT wajib ikut ke mana pun kamu pergi

PRT sepuh
ilustrasi PRT sepuh (pexels.com/Jobert Enamno)

Banyak orang menugaskan PRT untuk menjaga rumah ketika pemilik pergi. Namun, tidak begitu denganmu. Kamu malah lebih suka rumah ditinggalkan begitu saja. Sementara pekerja rumah tangga malah ikut ke mana pun dirimu pergi.

Kamu merasa lebih aman pergi bersamanya daripada sendirian atau bareng orang asing. Selama dirimu di luar kota, PRT juga tetap dapat membantumu menyiapkan ini itu. Termasuk memijatmu yang lelah sehabis menjalankan agenda kerja. Dengan ke mana-mana sepaket, hubungan kalian tentu menyerupai keluarga yang dekat sekali.

6. Sering saling curhat dan minta pendapat

pekerja rumah tangga
ilustrasi pekerja rumah tangga (pexels.com/Venus Wong)

PRT hampir selalu ada di rumah. Kecuali, ketika ia pulang kampung atau kamu mengutusnya beli sesuatu. Ini sebabnya sangat mungkin buat kalian lebih banyak saling bercerita hingga bertukar pendapat.

Sekalipun dirimu banyak beraktivitas di luar rumah, pulangnya masih dapat mengobrol dengan PRT sambil melepas penat. Terlebih di akhir pekan dan kamu sedang malas bepergian. Percakapan-percakapan kalian bisa terasa sangat mendalam dan jujur.

Ada kalanya dirimu yang curhat dan PRT kasih saran. Kadang juga dia yang gantian bercerita lalu menanyakan pendapat atau solusi darimu. Perasaan terhubung serta saling memahami di antara kalian lebih kuat.

7. Memang masih ada hubungan keluarga

bersama PRT sepuh
ilustrasi bersama PRT sepuh (pexels.com/Quang Lự Đỗ)

Adanya kesamaan garis darah sekalipun cukup jauh juga memudahkan kalian untuk lebih akrab. Bahkan jika sebelumnya kalian amat jarang bertemu atau berkomunikasi. Kalian tetap sadar bahwa kalian sama-sama bernaung di bawah satu payung leluhur.

Dengan sekarang kalian berada di satu rumah dalam hubungan kerja yang saling menguntungkan, ini sama artinya dengan kasih perekat. Baik dirimu maupun saudara jauhmu lebih termotivasi untuk membangun rasa kekeluargaan yang kuat. Merawat hubungan persaudaraan memang butuh upaya sadar serta berkesinambungan dari semua pihak.

Kamu wajib bersyukur apabila memiliki PRT rasa keluarga. Pada hubungan tersebut terdapat rasa saling percaya yang luar biasa di antara kalian. Tidak ada lagi rasa tertekan atau sungkan antara pekerja rumah tangga serta majikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Related Articles

See More