Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tak Hanya Pintar Matematika, 9 Tipe Kecerdasan Ini Wajib Kamu Tahu!

Tak Hanya Pintar Matematika, 9 Tipe Kecerdasan Ini Wajib Kamu Tahu!
pexels.com/mentatdgt
Share Article

Jamak terjadi di lingkungan sekolah mau pun keluarga, orang yang memiliki kecerdasan dalam Matematika lebih dihargai. Mereka lebih dipandang dan dilabeli sebagai anak cerdas. Padahal, menurut pakar psikologi Amerika Serikat, Howard Gardner berteori bahwa manusia memiliki kecerdasan majemuk.

Tepatnya, pada tahun 1983 Howard Gardner memperkenalkan tentang Multiples Intelligence dalam bukunya berjudul Frames of Mind. Terdiri dari sembilan jenis kecerdasan yang harus dipahami oleh guru, orangtua, dan bagi dirimu sendiri. Yuk, simak pembahasannya berikut!

  1. 1. Kecerdasan linguistik/bahasa

    ilustrasi dua perempuan (unsplash.com/wocintechchat)
    ilustrasi dua perempuan (unsplash.com/wocintechchat)

    Jika, kamu memiliki kemampuan cepat memahami sebuah bahasa lisan mau pun tulisan artinya kamu memiliki kecerdasan ini. Mereka yang memiliki kecerdasan linguistik suka membaca, menulis, bercerita, bahkan berdiskusi. 

    Para tokoh terkenal yang juga memiliki kecerdasan linguistik di antaranya ada William Shakespeare dan Oprah Winfrey. Banyak sekali profesi yang lahir dari kecerdasan ini, beberapa di antaranya, sebagai pengacara, pembawa acara, penulis, dan wartawan. 

  2. 2. Kecerdasan logika

    Ilustrasi rapat virtual. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi rapat virtual. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Nah, kalau kamu lebih menonjol dalam bidang berlogika, berhitung, angka-angka, artinya kamu memiliki kecerdasan logika. Mereka yang memiliki kecerdasan ini biasanya akan mudah dalam mengoperasikan matematika, mampu berpikir logis, hingga menyelidiki atau menganalisis sebuah masalah. 

    Tokoh terkemuka yang memiliki kecerdasan logika ini bisa kita lihat Bill Gates dan Albert Einstein. Jika, kamu terus mengasah kecerdasan ini, kelak kamu akan menjadi ilmuwan, akuntan, ahli statistik, programmer dan profesi lainnya yang berhubungan dengan berhitung. 

  3. 3. Kecerdasan spasial

    ilustrasi bekerja (IDN Times/Sukma Shakti)
    ilustrasi bekerja (IDN Times/Sukma Shakti)

    Kamu punya teman yang jago sekali dalam hal menggambar? Artinya mereka memiliki tipe kecerdasan spasial ini, nih. Biasanya, mereka lebih unggul dan suka dengan bentuk-bentuk, animasi, video, lalu mampu menganalisanya. 

    Tokoh-tokoh dunia yang sukses dengan kecerdasan ini di antaranya Frank Lloyd Wright dan Amelia Earhart. Dan, banyak sekali profesi yang bisa digeluti oleh pemilik kecerdasan spasial, misalnya, arsitek, seniman grafis hingga perancang interior. 

  4. 4. Kecerdasan kinestetik

    ilustrasi olahraga di gym (IDN Times/Mardya Shakti)
    ilustrasi olahraga di gym (IDN Times/Mardya Shakti)

    Pernah melihat hebatnya para atlet dalam berlomba? Kehebatannya itu karena mereka memiliki kecerdasan kinestetik. Kecerdasan ini dimiliki oleh orang-orang yang mampu menyatukan pemikiran dengan gerak tubuh. 

    Beberapa tokoh dunia yang memiliki kecerdasan ini adalah Michael Jordan dan Simone Biles. Prospek kerja di masa depan yang bisa digeluti seperti penari hingga atlet. 

  5. 5. Kecerdasan musikal

    unplash.com/Elizeu Diaz
    unplash.com/Elizeu Diaz

    Jika, kamu suka sekali menyanyi, bersenandung, mampu menciptakan nada, hingga memahami ritme, irama, dan timbre, artinya kamu memiliki kecerdasan musikal ini. Keterampilan dalam hal mengkomposisi musik itulah yang bisa terus diasah agar semakin menonjol. 

    Ada beberapa tokoh dunia yang sukses dengan kecerdasan musikal ini, seperti Ludwig van Beethoven hingga Taylor Swift. Karier dari kecerdasan ini bisa melahirkan para musisi, penyanyi, komposer hingga DJ. 

  6. 6. Kecerdasan interpersonal

    unsplash.com/findracadabra
    unsplash.com/findracadabra

    Pasti kamu kenal dengan tokoh satu ini, ya, Mahatma Ghandi. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki kecerdasan interpersonal. Maksudnya adalah, mereka yang memiliki kecerdasan ini akan mudah untuk bekerja sama dengan orang lain. 

    Mereka mampu dalam memahami serta mengenali suasana hati, keinginan, motivasi, dan niat orang lain. Maka dari itu, mereka akan berpotensi besar dalam berkarier menjadi, guru, psikolog, hingga humas. 

  7. 7. Kecerdasan intrapersonal

    pexels.com/cottonbro
    pexels.com/cottonbro

    Kebalikan dari kecerdasan interpersonal, pemilik kecerdasan intrapersonal lebih mudah atau mampu mengatasi masalah terhadap dirinya sendiri. Mereka mampu mengenali dan memahami suasana hati, keinginan, motivasi, dan niat dari dirinya sendiri.

    Orang dengan kecerdasan intrapersonal, seperti Aristoteles dan Maya Angelou, contohnya. Mereka yang memiliki kecerdasan ini berpotensi untuk menjadi seorang konselor, dokter hingga pengusaha. 

  8. 8. Kecerdasan naturalis

    unsplash.com/chewy
    unsplash.com/chewy

    Jika, kamu lebih menyukai suasana alam, tidak betah di dalam rumah saja, artinya kamu memiliki kecerdasan naturalis. Biasanya orang dengan kecerdasan ini akan senang berbaur dengan alam bahkan memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan membedakan berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan bentukan cuaca yang ditemukan di alam.

    Beberapa tokoh yang menonjolkan kecerdasan ini dalam hidupnya ada Charles Darwin dan Jane Goddall. Karier di masa depan yang bisa dicapai seperti ahli botani, ahli astronomi, ahli biologi hingga ahli geologi. 

  9. 9. Kecerdasan spiritual atau eksistensial

    pexels.com/mentatdgt
    pexels.com/mentatdgt

    Terakhir, jika ada seseorang yang sering mempertanyakan alasan dari kehidupan ini, artinya mereka memiliki kecerdasan spiritual/eksistensial. Biasanya, mereka akan berusaha mencari jawaban atas pertanyaan yang mereka buat sendiri. 

    Para tokoh dunia yang memiliki kecerdasan ini seperti Ibnu Sina, contohnya. Karier yang bisa digeluti oleh para pemilik kecerdasan ini adalah menjadi seorang filsuf. 

    Dari kesembilan jenis kecerdasan yang dimiliki manusia di atas, akan ada satu yang paling menonjol dalam hidupnya. Maka dari itu, kamu harus bisa mencari dan mengasah kecerdasan tersebut, tidak perlu menganggap dirimu bodoh. Percayalah semua orang cerdas di bidangnya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More