Awal kecewa sebenarnya bukan sikap pasangan atau keadaan. Awal kecewa dimulai dari ekspektasi yang tidak bertemu realitas. Sayangnya, banyak orang gak menyadari hal ini dan memilih terus memendam rasa kecewa dalam hati. Tahu-tahu, kekecewaan sudah numpuk jadi sampah yang sewaktu-waktu dapat meledak dalam hubungan.
Apakah salah memiliki ekspektasi dalam relasi? Sama sekali tidak. Justru, ekspektasi penting untuk ada, agar kamu dan pasangan sama-sama punya arah untuk bertumbuh. Menjadi masalah ketika kamu gak tahu cara mengelolanya. Yuk, simak pentingnya mengelola ekspektasi romantis pada pasangan melalui penjelasan di bawah.
