“Koleksi season kedua ini terinspirasi dari momen-momen perasaan cinta, mimpi-mimpi, dan rasa sentimental yang sedang saya rasakan. Terdapat motif bernama Aquarelle yang terinspirasi dari lukisan cat air (watercolor painting), karena saya sangat menyukai seni lukis. Saya merasa motif ini akan sangat indah jika dituangkan ke pakaian. Adapun motif Illusion yang mewakili sisi sentimental mengenai mimpi dan rasa rindu kepada anak-anak saya,” ungkapnya.
The Story Of Hadirkan CELESTIAL 2.0, Koleksi Penuh Imajinasi dan Makna

Jakarta, IDN Times – Setelah mendapatkan sambutan hangat melalui peluncuran perdana koleksi CELESTIAL, The Story Of melanjutkan kisah tersebut melalui CELESTIAL 2.0. Koleksi ini menghadirkan 12 looks terbaru yang menjadi bagian akhir dari total 24 looks dalam rangkaian CELESTIAL. Melalui koleksi ini, The Story Of memperkaya eksplorasi motif, warna, dan karakter desain yang terinspirasi dari fantasi musim panas.
CELESTIAL merupakan koleksi yang berkaitan erat dengan imajinasi, emosi, dan momen-momen berharga bagi sang creative director The Story Of, Kukuh Zuttion. Hal tersebut kembali dituangkan dalam peluncuran koleksi CELESTIAL 2.0 bertajuk “CELESTIAL Season 2: A Glimpse of a Moment, a Love and a Dream” yang digelar di METRO Plaza Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026). Bagi Kukuh, koleksi terbaru ini menjadi babak baru dalam perjalanan CELESTIAL.
Terinspirasi dari keindahan lukisan cat air (watercolor), The Story Of menghadirkan Aquarelle Floral Print dan Illusion Print yang menampilkan bunga-bunga bernuansa lembut dengan efek visual yang seolah bergerak di antara kenangan, realitas, dan imajinasi. Setiap rancangan memancarkan nuansa romantis sekaligus elegan yang menjadi ciri khas The Story Of. Lantas, apa saja cerita dan makna di balik koleksi CELESTIAL 2.0?
1. Koleksi yang terinspirasi dari cerita personal dan perasaan emosional

Peluncuran koleksi CELESTIAL 2.0 bertajuk “CELESTIAL Season 2: A Glimpse of a Moment, a Love and a Dream” yang digelar di METRO Plaza Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Sesuai dengan tajuk “A Glimpse of a Moment, a Love and a Dream”, CELESTIAL 2.0 terinspirasi dari kisah personal dan perasaan sentimental yang dialami Kukuh. Sebagai sosok yang memiliki banyak mimpi dan imajinasi, ia ingin menuangkan berbagai perasaan tersebut menjadi sesuatu yang memiliki makna bagi audiens.
Bagi Kukuh, koleksi ini bukan sekadar desain artsy dengan berbagai goresan motif, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan perasaan yang mendalam dalam kehidupannya. CELESTIAL 2.0 mengangkat kisah cinta, imajinasi, serta rasa rindu yang ia rasakan, terutama terhadap anak-anaknya.
Kecintaan Kukuh terhadap seni lukis juga menjadi salah satu inspirasi utama dalam koleksi ini. Baginya, lukisan mampu menyampaikan pesan tersirat yang penuh makna dan rasa. Karena itu, ia menghadirkan Aquarelle Floral Print yang terinspirasi dari lukisan cat air (watercolor painting). Sementara itu, Illusion Print merepresentasikan sisi emosional tentang mimpi dan rasa rindunya kepada anak-anak.
2. Makna di balik pemilihan nama CELESTIAL

Peluncuran koleksi CELESTIAL 2.0 bertajuk “CELESTIAL Season 2: A Glimpse of a Moment, a Love and a Dream” yang digelar di METRO Plaza Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Nama CELESTIAL dipilih Kukuh sebagai representasi dari karakter koleksi yang lekat dengan impian dan imajinasi. Menurutnya, kata tersebut menggambarkan sesuatu yang dreamy sekaligus berkaitan dengan langit, seperti bintang dan awan.
Bagi Kukuh, CELESTIAL merupakan manifestasi dari berbagai mimpi dan imajinasi yang kemudian diwujudkan menjadi kenyataan. Ia percaya bahwa mimpi dan imajinasi dapat menjadi awal dari sebuah langkah besar untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, CELESTIAL hadir sebagai gambaran dari mimpi dan imajinasi yang ia miliki.
“Celestial merupakan koleksi yang berdasar pada sebuah impian, imajinasi, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan langit, seperti bintang, awan, maupun zodiak. Ini adalah tentang imajinasi atas apa yang terjadi di sekitar kita. Melalui ini, The Story Of bagi saya adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan,” tuturnya.
3. Warna dan material yang mengutamakan kenyamanan

Peluncuran koleksi CELESTIAL 2.0 bertajuk “CELESTIAL Season 2: A Glimpse of a Moment, a Love and a Dream” yang digelar di METRO Plaza Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Selain mengedepankan cerita dan makna, aspek kenyamanan juga menjadi perhatian dalam koleksi CELESTIAL 2.0. Kukuh memilih warna-warna yang tergolong safe dan tidak terlalu loud sehingga setiap pakaian lebih fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai item lainnya.
Pilihan warna yang lebih tenang ini juga ditujukan bagi perempuan yang belum terbiasa mengenakan pakaian bermotif. Dengan karakter yang tidak terlalu mencolok, koleksi CELESTIAL 2.0 dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mulai bereksplorasi dengan motif tanpa merasa berlebihan.
Dari segi material, koleksi ini menggunakan 100 persen bahan katun yang memiliki karakter airy dan flowy sehingga terasa nyaman saat dikenakan. Menurut Kukuh, bahan katun juga memiliki daya tahan yang baik dari segi perawatan. Penggunaan material berkualitas menjadi salah satu komitmen The Story Of dalam menghadirkan produk yang nyaman sekaligus memiliki kualitas yang baik bagi pelanggan.
“Warna-warna di koleksi ini tergolong sangat 'safe' dan lebih tenang. Pilihan ini berdasarkan pada pertimbangan atas kenyamanan bagi perempuan yang belum pernah berani mencoba baju bermotif. Ini adalah pilihan yang aman, sehingga tidak perlu takut merasa berlebihan menggunakan pakaian bermotif,” tambahnya.
Sebagai creative director, Kukuh berkomitmen untuk terus meningkatkan brand value The Story Of melalui koleksi-koleksi baru yang konsisten dan berkualitas. Kehadiran CELESTIAL 2.0 juga menjadi bagian dari upayanya dalam menghadirkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi memiliki cerita personal di balik setiap desain.
Berkolaborasi dengan METRO, koleksi CELESTIAL 2.0 dapat dilihat secara langsung oleh publik di Plaza Senayan hingga Desember 2026. Melalui koleksi ini, Kukuh ingin memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk mengenal karya The Story Of sekaligus merasakan makna yang tersimpan di balik setiap motif dan desainnya.





















