Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

25 Puisi Cinta yang Romantis sampai Sedih, Nancep di Hati!

25 Puisi Cinta yang Romantis sampai Sedih, Nancep di Hati!
ilustrasi laki-laki sedih. (pixabay.com/doodleroy)
Share Article

Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra. Lewat sebuah puisi, ada banyak rasa yang bisa diungkapkan, salah satunya cinta.

Berikut ini adalah sederet puisi cinta, mulai dari romantis sampai yang bikin nangis. Langsung scroll le bawah, yuk!

  1. 1. Puisi cinta romantis

    ilustrasi bentuk hati (pexels.com/@thepaintedsquare)
    ilustrasi bentuk hati (pexels.com/@thepaintedsquare)

    Jatuh cinta memang serasa bikin kita melayang di udara. Mungkin, kamu juga bakal merasakannya setelah membaca puisi cinta romantis berikut:

    1. Sajak Putih – Chairil Anwar

    Bersandar pada tari warna pelangi
    Kau depanku bertudung sutra senja
    Di hitam matamu kembang mawar dan melati
    Harum rambutmu mengalun bergelut senda

    Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
    Meriak muka air kolam jiwa
    Dan dalam dadaku memerdu lagu
    Menarik menari seluruh aku

    Hidup dari hidupku, pintu terbuka
    Selama matamu bagiku menengadah
    Selama kau darah mengalir dari luka
    Antara kita Mati datang tidak membelah

    2. Aku Ingin – Sapardi Djoko Damono

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
    dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
    dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

    3. Di Antara Seribu Bintang

    Di antara seribu bintang yang bersinar di langit gelap,
    bisa kupastikan kamulah yang paling terang binarannya.
    Di antara seribu bintang yang bertahta di angkasa raya,
    ada kamu yang pancarkan adiwarna, kalahkan jutaan gulita.

    Maka, inginku menjadi pilot antariksa,
    yang akan terbang menuju luar angkasa,
    tinggalkan sejenak Tata Surya,
    dan singgah di Andromeda.

    'Kan kutelusuri jagat raya
    'Tuk menjemput dirimu,
    satu-satunya bintang dalam hatiku

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Di Antara Seribu Bintang" oleh ENCEKUBINA.

  2. 2. Puisi cinta dalam diam

    ilustrasi hati (unsplash.com/DESIGNECOLOGIST)
    ilustrasi hati (unsplash.com/DESIGNECOLOGIST)

    Di satu sisi, cinta dalam diam menjagamu dari sebuah penolakan. Di sisi lain, cinta dalam diam begitu menyesakkan. Puisi-puisi berikut mengajakmu untuk melihat betapa meresahkannya cinta dalam diam:

    1. Dalam Doaku – Sapardi Djoko Damono
    Dalam doa subuhku ini kau menjelma langit yang
    semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
    siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
    karena akan menerima suara-suara

    Ketika matahari mengambang di atas kepala,
    dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang
    hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
    mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
    yang mendesau entah dari mana

    Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung
    gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
    yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu
    bunga jambu, yang tiba tiba gelisah dan
    terbang lalu hinggap di dahan mangga itu

    Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang
    turun sangat perlahan dari nun disana, bersijingkat
    di jalan dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya
    di rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

    Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,
    yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit
    yang entah batasnya, yang setia mengusut rahasia
    demi rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi
    bagi kehidupanku

    Aku mencintaimu,
    itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
    keselamatanmu

    2. Hanya – Sapardi Djoko Damono
    Hanya suara burung yang kau dengar
    Dan tak pernah kau lihat burung itu
    Tapi tahu burung itu ada di sana
    Hanya desir angin yang kau rasa
    Dan tak pernah kau lihat angin itu
    Tapi percaya angin itu di sekitarmu
    Hanya doaku yang bergetar malam ini
    Dan tak pernah kau lihat siapa aku
    Tapi yakin aku ada dalam dirimu.

    3. Tentang Suka
    Semua berawal dari mata
    lalu turun ke hati dan tumbuhkan rasa
    Aku sudah janji
    biar hati tak lena lagi
    Namun wajahmu
    kembali butakan mataku,
    hatiku,
    dan jiwaku

    Aku ingin kabarkan kepada dunia
    tentang diriku yang menyukaimu
    tapi Tuhanku tak 'kan suka
    begitu juga denganmu
    yang bakal terkejut mendengarnya

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Tentang Suka" oleh ENCEKUBINA.

  3. 3. Puisi cinta tentang move on

    ilustrasi perempuan sedih (pixabay.com/vdnhieu)
    ilustrasi perempuan sedih (pixabay.com/vdnhieu)

    Melupakan masa lalu memang tak semudah yang dikira, apalagi masa lalu bersama mantan terindah. Di bawah ini merupakan sejumlah puisi tentang move on:

    1. Di Ambang Pintu
    'Ku pernah berkata
    soal kita yang bersua
    kelak bersama di janah

    Kukira, bakal semudah itu
    menghapus memori tentangmu
    Namun, kenyatannya
    Tiap 'ku berdiri di ambang pintu,
    kakiku enggan melangkah jauh

    'Tuk kesekian kalinya, aku patah
    'Ku terjebak dalam rinai hujan
    yang teteskan rindu di tiap cucurannya

    Hanya saja, aku kalah pada angin
    yang seolah bisikkan kata cinta
    menggugah rasa dalam dada

    Mungkin, sudah saatnya bagiku 'tuk pamit
    Buat dirimu yang pernah singgah dalam kalbu,
    maafkan namaku yang pernah mengotori lisanmu

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Tentang Suka" oleh ENCEKUBINA.

    2. Sedikit
    Sedikit
    tak banyak
    rasa yang tersisa
    untukku, darimu

    Sedikit
    'ku merasa
    cinta terbalaskan
    untukku, darimu

    Sedikit
    demi sedikit
    'ku melangkah
    tinggalkan hati
    yang tiada tersisa
    di dalamnya relung
    untukku, darimu

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Sedikit" oleh ENCEKUBINA.

    3. Move Off
    Move off
    'Ku hidupkan sepeda motorku,
    melaju tanpa ragu

    Move off
    Tinggalkan kampung,
    menyongsong rumah baru

    Move off
    Begitu juga denganmu,
    tak perlu kubawa bersamaku

    Move off
    Kutitipkan kenanganmu
    kepada Sang Pemilik Rindu

    Move off
    Harap-harap, kisah kita
    Ia ridai menjadi bagian
    dari masa lalu

    Move off
    Yang lalu biarlah berlalu
    Yang sudah biarlah begitu

    Move off
    'Ku lajukan sepeda motorku
    tanpa ragu
    Tinggalkan pilu, menyongsong syahdu

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Move Off" oleh ENCEKUBINA.

  4. 4. Puisi cinta sedih

    ilustrasi patah hati (unsplash.com/Kelly Sikkema)
    ilustrasi patah hati (unsplash.com/Kelly Sikkema)

    Selain bikin kesengsem, asmara juga bisa membuatmu menitikkan air mata. Di bawah ini adalah beberapa contoh puisi cinta yang sedih:

    1. Kamar – Bernard Batubara
    Kata-kata yang sudah tua
    tinggal di dalam kamar

    rindu menekuk lutut di sudut
    luka bergelantungan di pintu

    tidak ada lampu untuk masa lalu
    atau cinta yang terbaring dan demam

    cuma kenangan tersangkut di sarang laba-laba
    dan ingatan membungkus tubuhnya yang biru

    tidak ada kita di atas kasur
    atau sisa napas di pinggir bantal

    cuma kepergian yang membekas di jendela
    dan selembar tirai yang masih menunggu

    2. Rela – Nur Rahmawati
    Aku rela jika harus memandangimu
    walau tak sedikitpun tersudut senyum di bibirmu

    Aku sanggup jika harus berkali-kali ditampar
    oleh kata-katamu yang tak pernah mau menerimaku

    Aku terima jika kau terus-menerus menyuruhku
    untuk pergi tinggalkanmu dan jangan pernah kembali

    3. Aku Tengah Menantimu – Sapardi Djoko Damono
    Aku tengah menantimu, mengejang bunga randu alas
    di pucuk kemarau yang mulai gundul itu
    Berapa Juni saja menguncup dalam diriku dan kemudian layu
    yang telah hati-hati kucatat, tapi diam-diam terlepas.

    Awan-awan kecil melintas di atas jembatan itu, aku menantimu
    Musim telah mengembun di antara bulu-bulu mataku
    Kudengar berulang suara gelombang udara memecah
    Nafsu dan gairah telanjang di sini, bintang-bintang gelisah.

    Telah rontok kemarau-kemarau yang tipis; ada yang mendadak sepi
    Di tengah riuh bunga randu alas dan kembang turi aku pun menanti
    Barangkali semakin jarang awan-awan melintas di sana
    Dan tak ada, kau pun, yang merasa ditunggu begitu lama.

  5. 5. Puisi cinta tentang rindu

    ilustrasi perempuan rindu (pexels.com/@mikoto)
    ilustrasi perempuan rindu (pexels.com/@mikoto)

    Rindu memang kerap bikin jiwa resah. Mungkin, puisi-puisi di bawah ini mewakili perasaan rindumu kepada si dia:

    1. Pandang Setua Bumi – Sitor Situmorang
    Di garis-garis pinggangnya
    talut-talut rinduku menyelinap
    di sembul-sembul pinggulnya
    masa depan terbentang
     
    Di tubir-tubir pusarnya
    masa lalu diam
    bertambah dalam tak terduga
    di lubuk pandangnya
    setua bumi

    2. Menunggu – Khalil Gibran
    Hari terhitung minggu
    Minggu pun menjadi bulan
    Pagi 'ku mengingat mu
    Malam 'ku mengenangmu
     
    Tetap saja semua sama
    Sejak kau pergi
    'Ku masih saja menantimu
    Hingga kau kembali
    Dan takkan tinggalkanku lagi
    Entah kapan
     
    Menunggumu masih
    Setia tetap 'ku janji
    Hingga 'ku dapat kau kembali
    Bersama jalani hari

    3. Masih Rindu
    Lagi-lagi
    aku terbangun dari tidurku
    kembali memandang wajahmu
    yang aku sebenarnya tahu
    tak akan menjadi milikku

    Kendati
    angin bersilir, embuskan memori
    tentang aku dan kamu
    menggugah mata, hati, dan sanubari
    yang t'lah siap 'tuk ucap, "Jumpa lagi"
    namun berganti menjadi, "Tetaplah di sini"

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Masih Rindu" oleh ENCEKUBINA.

  6. 6. Puisi cinta tentang perasaan cinta yang dalam

    ilustrasi pasangan bahagia. (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi pasangan bahagia. (pexels.com/cottonbro studio)

    1. Satu Tema, Satu Rasa, Cinta

    Senyuman dari roman wajahmu di hari itu
    Menyejukkan serasa embun di mula hari
    Melodi cinta menjadi idaman jiwa
    Tiada bosan-bosan kudengar berulang kali

    Tatapan netra kepada langit yang membiru
    Kurasakan sinergi rindu dan cinta
    Dirimu ialah mimpi yang selalu kulihat
    Hingga kini nyata bisa kupeluk erat

    Terbang dan terbang bagai kapas di langit luas
    Kita berdua beterbangan mengejar cinta dan cita
    Semoga oh semoga tak lagi perlu ada air mata duka
    Harapan bahagia t'lah di depan mata

    Dirimu dan diriku
    Satu dalam rangkaian kisah yang sama
    Kau dan aku
    Dua cinta, dua rindu, dua kangen, yang menyatu dalam satu tema

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Satu Tema, Satu Rasa, Cinta" oleh Riza AA

    2. Definisi Cinta

    Cinta
    Satu kata
    Seribu makna
    Berjuta peristiwa

    Dia buat kau jatuh hati
    Esok lusa kan patah hati
    Setelahnya kau membenci 
    Kemudian mengerti

    Cinta
    Dia suka berteka-teki
    Membawamu mendalami jiwa
    Merayumu membaca hati 

    Terkadang dia sungguh hebat
    Terkadang dia sesat
    Terkadang dijadikannya kau tangguh
    Terkadang kau bisa rapuh  

    Cinta sukar diterka 
    Ia bekerja sesukanya
    Sesekali kau bahagia
    Sesekali kau derita 

    Cinta hidup dalam misteri
    Sulit untuk kau mengerti
    Satu waktu kau bergairah
    Lain waktu bisa pasrah  

    Pahamilah bahwa cinta tak bisa dipahami
    Biarkan dia bermain teka-teki
    Entah kapan kan berhenti
    Mungkin hanya nanti jika ia mati.

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Definisi Cinta" oleh Ekos Saputra

    3. Jatuh Cinta

    Di hari yang tampak segera hujan
    Aku memegang payung untukmu pujaan
    Berjalan melewati sepi di tepian sungai
    Tatapan lekat-lekat, bahu kita merapat

    Tak perlu ragu untuk mendekat
    Aku kembali karena balada cinta nan khidmat
    Kubisikkan kata rindu, kamu tersenyum malu-malu
    Biarkan malam ini saling menangis dalam haru
    Pada akhirnya kita saling tahu
    Bahwa jarak dan waktu hanyalah ujian satuan yang tak bisa mengganggu

    Bahkan bila kamu bersedih
    Ada aku yang menghapus pedih
    Sedang bulan perbani masih terus menari-nari
    Aku sudah lengkap mewujudkan janji

    Tak ada siang ataupun malam menjadi penghalang
    Kabut kasih sayang teramat sulit untuk hilang
    Berkatmu aku kuat
    Bersamamu aku menjelma hebat
    Senyumlah meski hanya sesaat
    Engkau lebih dari ramuan obat
    Menjadi kiblat cinta yang teramat sangat

    Senyum dan tertawalah
    Rasakan kebangkitan cinta yang tak lagi bisa kita cegah
    Tak terasa, di tepian sungai
    Kisah cinta kita dimulai

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Definisi Cinta" oleh Riza AA

    4. Sungguh Cinta

    Terang kilauan purnama, rembulan sempurna
    Menapaki jalanan bergandeng tangan
    Lembut dan hangat tergenggam jemari
    Mendebarkan sanubari, mencurahkan isi hati

    Sesekali berhembus lembut angin malam
    Beberapa kunang menari-nari bercahaya
    Burung malam bersahutan tanpa segan
    Menemani kami melintasi jalanan romantis

    Berhadapan badan, netra saling memandang
    Kukatakan aku sangat, sayang
    Janganlah pergi walau sesaat
    Karena tanpamu aku tersesat

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Sungguh Cinta" oleh Riza AA

  7. 7. Puisi cinta mengenai perselingkuhan

    ilustrasi selingkuh (pexels.com/Alex Green)
    ilustrasi selingkuh (pexels.com/Alex Green)

    1. Kata Kekasihmu Kau Boleh Selingkuh

    Dalam dingin yang pekat
    Kita bergumul nikmat
    Nista, tak usah kauhiraukan
    Banyak manusia-manusia durja
    Memakai sayap malaikat
    Bercongkak memamerkan aurat

    Kekasihmu bilang tak apa
    Kau boleh berselingkuh pun bersetubuh
    Dicumbui lelaki mana pun sesuka hatimu
    Mendesah kemudian lagi meminta
    Menginjak kepala raja-raja
    Atau menjadi pelacur hina-dina

    Kita akan dirajam sebentar lagi
    Menunggu ajal tanpa berat hati
    Biarlah kain gorden tersibak
    Biarlah angin bergelegak
    Biarlah purnama mengintip iri
    Sedangkan kita basah oleh dosa

    Jakarta, 07 September 2018

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Kata Kekasihmu Kau Boleh Selingkuh" oleh Lily Rosella

    2. Dear, Selingkuhan Kekasihku

    Dear kamu yang pernah bangga memiliki kekasihku,
    Apa kabar? Bagaimana kini hubunganmu dengan dia yang sudah jadi mantanku?
    Walau terasa sakit, semoga kalian masih tetap bersatu 
    Alasannya, karena rasa sakitku akan semakin sia-sia jika cinta kalian sudah membeku 

    Jujur, aku sempat sangat membenci nama yang kamu miliki 
    Sumpah serapah tak sadar terpanjat pada Sang Kuasa
    Namun kini aku sadari, bahwa kamu punya kelebihan yang mungkin tak ku miliki 
    Walau sebenarnya tetap saja merebut milik orang lain adalah dosa

    Tapi tak apa karena antara kita bertiga, 
    Semua punya andil masing-masing dalam perpisahan yang tak baik-baik saja
    Kamu tidak akan dapat masuk rumahku,
    Jika kekasihku dulu tak membuka pintu yang dulu hanya untukku 

    Dear selingkuhan kekasihku, yang kini sah menjadi pasangan bahagia, 
    Kapan, ya, aku bisa melupakan namamu dan namanya?
    Tanpa perlu mengundang takut saat ingin menyambut cinta yang baru
    Tanpa perlu orang tahu sejarah yang pernah jadi malam kelabu

    Dear selingkuhan kekasihku,
    Jagalah dia yang kini menjadi milikmu 
    Atau jika karma menagih sakitku padamu,
    Dengan memberikan sakit yang pernah aku rasakan,
    Tegarlah!
    Karena godaan akan selalu ada walau kalian berusaha untuk bertahan

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Dear, Selingkuhan Kekasihku" oleh Laurensius Aldiron

  8. 8. Puisi cinta mengenai patah hati

    Ilustrasi sedih (Pexels.com/Valeria Ushakova)
    Ilustrasi sedih (Pexels.com/Valeria Ushakova)

    1. Diary Patah Hati

    Kidung malam berkumandang
    Mengguncang jiwa dalam bayang
    Rasa tenang yang dihadirkan
    Membuat air mata jatuh bercucuran

    Entah karena kesunyian malam
    Atau karena sanubari ini sudah terhujam
    Rasa tertekan yang tersimpan lama
    Menyeruak keluar bagai badai dusta

    Ku tumpahkan semua emosi ke dalam sebuah tulisan
    Ku teriakan isi relung hati yang selama ini tersimpan
    Rasa yang tertahan mulai tumpah ruah
    Ya, diary patah hati ini penenang jiwaku yang mulai merapuh

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Diary Patah Hati" oleh Shella Rafika Sari

    2. Prasasti Patah Hati 

    Untuk luka yang ditanam di jantung terdalam
    Kepada siapa lagi harus berdetak, jika padamu aku menjadi retak
    Jatuh terlalu dalam kepada hati yang terlalu diam

    Keramahan yang dulu kamu tebar
    Menjadi kemarahan yang kini kamu sebar
    Luka tumbuh menjadi beban semakin berat
    Tangan yang saling terikat kini terlepas tanpa lagi erat

    Katamu kita akan dipertemukan di tempat ini
    Di tempat yang pernah kita jejaki dan jadikan prasasti
    Di mana hati dan perasaan kita jadikan mimpi

    Mimpi-mimpi yang hari ini menjadi mimpi buruk
    Buruk pada dua hati yang tidak lagi saling aduk
    Kini aku
    Kamu
    Terlampau menjadi hari perayaan paling sakit di antara sakit

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Prasasti Patah Hati" oleh Aditya Arianto

    3. Pahitnya Patah Hati

    Keberadaanmu sempat buatku bahagia
    Sejenak lupa bahwa risiko patah hati selalu ada
    Terlalu terbuai khayalan akan masa depan tentang kita
    Tanpa menyadari kamu tak menginginkan hal serupa

    Kupikir kita adalah pasangan sempurna
    Tak dapat terpisahkan saking cocoknya
    Namun kamu hadir hanya untuk menorehkan luka
    Kepercayaanku kembali berakhir sia-sia

    Kini tak ada lagi kita
    Hanya ada kamu dan aku yang enggan untuk sekadar saling menyapa
    Lagi-lagi, kuhadapi pahitnya patah hati karena cinta
    Sebab kamu hanya singgah untuk memberi duka 

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Pahitnya Patah Hati" oleh Fina Efendi

    4. Penikmat Patah Hati 

    Adalah engkau yang berkubang dalam patah hati
    Jatuhkan diri tanpa henti
    Benamkan rasa seolah akan mati
    Enggan ulurkan tangan 'tuk bangkit kembali

    Adalah engkau yang menikmati setiap jengkal kesakitan
    Yang dibiarkan mengakar dalam sedan
    Tanpa ingin habisi ribuan beban
    Terus mendekap lara yang sengaja dilahirkan

    Kusebut dirimu penikmat patah hati
    Di antara hangat mentari
    Di sela teduh senja yang menghampiri
    Kau justru memilih bergumul dengan getir sepi

    Dikutip dari artikel IDN Times "[PUISI] Pahitnya Patah Hati" oleh T y a s

    Nah, itulah 25 puisi cinta romantis sampai yang bisa bikin nangis. Apakah kamu pernah mengalami salah satu situasi yang tergambar dalam puisi-puisi di atas?

Share Article

Related Articles

See More