Jakarta, IDN Times - Hari kemerdekaan akan selalu menjadi momentum berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Setiap orang berlomba-lomba menyambutnya dengan inovasi dan kreativitas sebagai bentuk penghargaan bagi para pahlawan perjuangan. Salah satu cara untuk menciptakan semangat kemerdekaan adalah dengan melestarikan warisan budaya melalui siluet kontemporer yang tetap sejalan dengan gaya hidup masa kini.
Dalam opening event Heritage Reimagined bertajuk Algorithm: Universal Language Installation yang diselenggarakan ASHTA di ASHTA District 8, Senopati, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/8/2026), Wilsen Willim menghadirkan koleksi busana hasil kolaborasi bersama Dian Sastrowardoyo. Melalui koleksi ini, keduanya ingin mengajak masyarakat melestarikan wastra Indonesia, seperti batik dan tenun, dengan menghadirkannya dalam siluet kontemporer yang lebih modern dan dapat dikenakan di berbagai kesempatan. Berikut cerita di balik koleksi "Algorithm"!
