ilustrasi lipstik (pexels.com/Ankush Dawar)
Lipstik ternyata telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, jauh sebelum dikenal dalam bentuk tabung seperti sekarang. Pakar hukum, Sarah E. Schaffer, dilansir JStore Daily, menjelaskan bila lipstik pertama kali dibuat sekitar tahun 3500 SM (sebelum Masehi) dan salah satu catatan paling awal mengaitkannya dengan Ratu Schub-ad dari Ur. Seiring waktu, penggunaan pewarna bibir ini juga ditemukan dalam berbagai peradaban kuno, termasuk Mesopotamia dan Mesir.
Bahan yang digunakan untuk membuat lipstik pada masa itu pun masih berasal dari alam. Orang-orang dari peradaban Sumeria memperoleh warna lipstik dari buah-buahan, henna, karat tanah liat, dan serangga. Sementara itu, orang Mesopotamia sedikit lebih mewah karena menggunakan permata berharga yang digiling untuk menambahkan warna dan kilau pada bibir mereka.
Selanjutnya, warna lipstik mencolok seperti ungu dan hitam umum digunakan di Mesir kuno. Mereka mendapatkan warna dari beberapa sumber yang cukup menarik, seperti pewarna karmin yang berasal dari serangga cochineal yang digiling. Beberapa buku menyebutkan bahwa putri Mesir Cleopatra juga pernah menggunakan lipstik yang berasal dari kumbang dan semut karmin.