Jakarta, IDN Times - Dalam sebuah music video atau kampanye visual, mata penonton mungkin langsung tertuju pada wajah artist, gerakan kamera, atau lirik yang terdengar. Tak banyak yang berhenti sejenak untuk memperhatikan detail pakaian yang dikenakan, potongan silhouette yang dipilih, atau warna yang muncul di setiap frame.
Padahal, di balik setiap visual yang terasa 'selaras' dengan karakter seorang artist, ada orang yang bekerja diam-diam menerjemahkan cerita ke dalam pakaian. Bukan hanya memilihkan baju yang bagus, namun juga memastikan setiap detail yang dikenakan bisa berbicara sendiri, bahkan sebelum sepatah kata pun diucapkan.
Ivanka Wu salah satunya. Sebagai fashion stylist, ia sudah mengerjakan berbagai project bersama musisi dan brand ternama, termasuk baru-baru ini menangani penampilan no na di music video Honk! hingga press conference mereka di Head in the Clouds LA. Bagi Ivanka, fashion bukan soal tren atau estetika semata. Fashion merupakan bahasa visual, yang mana setiap project adalah kesempatan untuk bercerita lewatnya.
Pada Senin (24/8/2026) di Nitro Coffee Sudirman, Jakarta Selatan, IDN Times berkesempatan berbincang langsung dengan Ivanka tentang perjalanan kariernya. Ia juga menceritakan bagaimana ia menerjemahkan karakter menjadi visual dan bagaimana ia memandang fashion sebagai bahasa yang berbicara tanpa kata-kata.
