Hingga hari ini, dunia masih sering tidak adil dalam memandang serta menyikapi segala hal terkait perempuan. Bahkan ada kecenderungan ini menguat kembali seiring banyaknya konten yang memperdebatkan istri bekerja vs tidak bekerja. Padahal, kemandirian finansial penting sekali bagi setiap orang dewasa.
Tak terkecuali perempuan lajang. Semestinya kemampuan seorang perempuan single mencapai kemandirian dalam hal keuangan diapresiasi serta terus didukung. Akan tetapi, malah pencapaian ini sering membuat perempuan dipandang dengan sinis atau ditakut-takuti.
Contoh, perkataan agar menjadi perempuan jangan terlalu mandiri termasuk secara ekonomi. Nanti laki-laki takut menjadi suaminya atau justru perempuan mendapatkan laki-laki yang cuma ingin memanfaatkannya secara materi. Perempuan lajang harus tetap mengupayakan kemandirian finansial untuk mematahkan sejumlah stigma sosial.
