Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aliansi Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama
Kanal YouTube resmi milik Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan pesan tentang ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang dinilai menistakan ajaran Kristen. (YouTube Masjid UGM)
  • Aliansi Masyarakat Sipil Sumut resmi melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Sumut atas dugaan penistaan agama terkait ceramahnya di Masjid UGM yang menyinggung ajaran Kristen.
  • Bishop Dikson Panjaitan menyebut pernyataan JK melukai umat Kristen karena dianggap bertentangan dengan ajaran kasih dan menimbulkan kesan permusuhan antara Islam dan Kristen.
  • Laporan dari aliansi Sumut ditegaskan tidak terkait kelompok lain di Jakarta, dan mereka berencana mengawal proses hukum melalui aksi damai untuk mencegah intoleransi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Maret 2026

Jusuf Kalla menyampaikan ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) yang membahas konflik Poso dan Ambon, memunculkan pernyataan yang kemudian dipersoalkan oleh sejumlah pihak.

12 April 2026

DPP GAMKI bersama sejumlah lembaga dan ormas Kristen melaporkan Jusuf Kalla ke kepolisian atas dugaan penistaan agama terkait pernyataannya di Masjid UGM.

14 April 2026

Aliansi Masyarakat Sipil Sumut resmi melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Sumut atas dugaan penistaan agama, menegaskan laporan tersebut tidak terkait dengan kelompok lain di Jakarta.

15 April 2026

Bishop Dikson Panjaitan menjelaskan kepada media bahwa pernyataan Jusuf Kalla dianggap menistakan ajaran Kristen dan melukai umat Kristiani, serta berharap laporan ini dapat mencegah intoleransi di Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Sumut atas dugaan penistaan agama terkait pernyataannya dalam ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada.
  • Who?
    Laporan diajukan oleh Bishop Dikson Panjaitan bersama sejumlah organisasi dalam Aliansi Masyarakat Sipil Sumut terhadap Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia.
  • Where?
    Laporan disampaikan di Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut), sementara pernyataan yang dipersoalkan disampaikan di Masjid Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
  • When?
    Laporan resmi diajukan pada Selasa, 14 April 2026, menindaklanjuti ceramah Jusuf Kalla yang berlangsung pada Maret 2026 lalu.
  • Why?
    Pernyataan Jusuf Kalla dianggap menyinggung ajaran Kristen karena menyebut pandangan tentang syahid dalam konflik Poso dan Ambon, yang dinilai melukai perasaan umat Kristen.
  • How?
    Bishop Dikson Panjaitan bersama aliansi menyerahkan laporan secara resmi ke polisi dan berencana menggelar aksi damai untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Beberapa orang dari kelompok di Sumatra Utara melapor ke polisi karena omongan Pak Jusuf Kalla. Katanya, Pak JK bicara soal agama Kristen dan Islam waktu ceramah di masjid, dan itu bikin sedih umat Kristen. Sekarang polisi diminta periksa, dan orang-orang mau jaga supaya semua tetap damai dan tidak saling marah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Laporan yang diajukan oleh Aliansi Masyarakat Sipil Sumut menunjukkan semangat masyarakat untuk menjaga keharmonisan antarumat beragama melalui jalur hukum yang damai dan terbuka. Sikap mereka mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya penghormatan terhadap keyakinan masing-masing serta tekad untuk mencegah intoleransi tumbuh di Indonesia dengan cara yang tertib dan konstitusional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara (Sumut) melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) ke polisi.

Laporan atas dugaan tindak pidana penistaan agama itu resmi disampaikan ke Polda Sumut pada Selasa (14/4/2026).

1. Soroti ceramah JK di masjid UGM

Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara (Sumut) melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) ke polisi. Laporan atas dugaan tindak pidana penistaan agama itu resmi disampaikan ke Polda Sumut pada Selasa (14/4/2026)(dok. Istimewa)

Perwakilan aliansi sekaligus Ketua Sinode Gereja Laskar Kristus Indonesia (GLKRI), Bishop Dikson Panjaitan, mengatakan, JK telah melakukan penistaan terhadap agama Kristen.

Pernyataan yang dimaksud adalah narasi yang disampaikan JK saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Maret 2026 lalu. Saat itu JK membahas konflik Poso dan Ambon yang berkaitan dengan umat Kristen dan Muslim.

"Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti," bunyi pernyataan JK yang dipersoalkan.

Bishop mengatakan, membunuh bukanlah ajaran yang dianut umat Kristen. Hal tersebut justru bertentangan dengan ajaran dalam alkitab.

"Pernyataan Pak Jusuf Kalla ini sungguh menistakan. Karena sudah menyangkut kepada substansi daripada kitab suci itu sendiri. Karena ajaran Kristen itu khas dengan ajaran cinta kasih. Justru yang lebih kontras, Kristen itu diajarkan untuk mengasihi musuh, kasihilah musuhmu," kata dia saat dihubungi, Rabu (15/4/2026).

2. Melukai umat Kristen

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla usai menerima Duta Besar Iran di Markas PMI, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Oleh sebab itu, Bishop menegaskan, ujaran yang disampaikan JK sangat melukai hati umat Kristen. Terlebih, pemeluk agama Kristen tidak memusuhi umat Muslim.

"Apalagi beliau (JK) mengatakan Kristen membunuh Islam, padahal Islam bukan musuh, sampai sekarang jujur bahwa orang Kristen itu pada umumnya tidak pernah menganggap Islam itu musuh. Walaupun mungkin mereka ada yang sebagian menganggap itu, jadi itu sangat melukai perasaan umat Kristen di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia saja," ujar dia.

3. Tidak ada kaitannya dengan laporan dari kelompok Kristen di Jakarta

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama lembaga kristen dan organisasi kemasyarakatan lainnya melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla ke polisi (dok. Istimewa)

Lebih lanjut, Bishop memastikan, laporan dari Aliansi Masyarakat Sipil ini tidak berkaitan dengan pihak mana pun, termasuk kelompok ormas di Jakarta yang lebih dulu melaporkan JK.

"Tidak ada kaitannya atau pun langkah kita mendukung organisasi tertentu atau berkaitan dengan itu. Yang kita laporkan murni adalah satu dorongan dari kita sendiri, tapi kita bersyukur karena ada kawan kita mendukung dari aliansi masyarakat sipil Sumut sehingga kami bisa satu hati, sepakat, ramai untuk bahas ini dan diambil satu kesimpulan bahwa saya sebagai pelapor," kata dia.

Bishop berharap dengan adanya laporan ini bisa mencegah sikap intoleransi tumbuh di Indonesia. Aliansi sipil Sumut sendiri berencana menggelar aksi damai untuk mengawal proses hukum yang berlangsung.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama lembaga Kristen dan organisasi kemasyarakatan lainnya melaporkan JK ke polisi. Laporan itu terkait pernyataan Jusuf Kalla di Masjid UGM yang menuai polemik.

Pelaporan tersebut khususnya mengacu pada video di link Masjid Kampus UGM, di mana JK membahas soal konflik Poso dan Ambon. Termasuk kaitannya dengan ideologi agama Islam dan Nasrani.

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, menjelaskan, ada tiga poin penting terkait kasus tersebut. Pertama, ditegaskan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh umat Muslim bisa masuk surga.

”Pertama, menyatakan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh orang Islam akan syahid masuk surga, justru agama Kristen mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/04/2026).

Kedua, pihaknya mengecam keras pernyataan Jusuf Kalla yang menyakiti hati umat Kristen. Sahat menegaskan, narasi yang disampaikan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Ketiga, maka bersama ini kami yang terdiri dari berbagai lembaga kristen dan organisasi masyarakat akan melaporkan Bapak Jusuf Kalla ke-kepolisian RI,” kata Sahat.

Selain GAMKI, ormas Kristiani lainnya yang melaporkan JK adalah Dewan Pakar Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Gerakan Perjuangan Masyrakat Pluralisme, DPP Si Pitung, DPP Horas Bangso Batak, DPP Pasukan Manguni Makasiouw, DPP Aliansi Timur Indonesia, Tim Manguni, Timur Indonesia Bersatu, Pemuda Batak Bersatu, Advokat Raja-Raja Batak, Gaharu Nusantara Bersinar, Diaspora, Tegas Jaga Indonesia, Patriot Garda Indonesia, Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga, Forum Jurnalis Batak, Garda Borgo Manguni, Seknas Indonesia Maju, dan Kejayaan Nusantara Cerdas.

Editorial Team