Laporan WSJ merujuk pada tampilan foto citra satelit yang mereka dapatkan dari Planet Labs, perusahaan penyedia layanan citra satelit asal AS. Foto tersebut menunjukkan bahwa Iran berhasil membangun kembali jalan, jembatan, dan situs rudal yang hancur akibat serangan AS dan Israel. Sebab, selama beberapa bulan terakhir, Washington dan Tel Aviv memang kerap menyerang ketiga infrastruktur tersebut.
Iran Berhasil Rekonstruksi Infrastruktur Vital yang Diserang AS-Israel

Jakarta, IDN Times - Iran disebut berhasil merekonstruksi sejumlah infrastruktur vital mereka yang hancur akibat diserang Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak 28 Februari lalu. Dilansir Times of Israel, Jumat (24/7/2026), kabar itu pertama kali disampaikan oleh Wall Street Journal (WSJ) pada Kamis (23/7/2026).
1. Rekonstruksi infrastruktur berjalan cepat

Pada awal Juli lalu, WSJ juga mendapatkan foto citra satelit yang menunjukkan bahwa Iran juga sedang merekonstruksi Pelabuhan Bandar Anzali dan situs produksi rudal di Ibu Kota Teheran. Kedua infrastruktur tersebut hancur akibat serangan AS dan Israel pada Maret lalu.
WSJ menyebut upaya Iran untuk membangun kembali infrastrukturnya yang hancur akibat serangan AS dan Israel berjalan sangat cepat. Ini menunjukkan bahwa kemampuan Iran untuk bangkit dari serangan sangat baik. Padahal, situasi ekonomi di Iran kini sedang tidak baik-baik saja. Harga barang pokok naik dan inflasi juga ikut melonjak imbas perang dengan AS dan Israel selama beberapa bulan terakhir. Terlebih, sejak 11 Juli lalu, Iran kembali terlibat perang dengan AS.
2. Israel sudah menerima citra satelit dari WSJ

WSJ menambahkan, Israel kini sudah menerima semua foto citra satelit yang mereka miliki soal bukti rekonstruksi infrastruktur vital di Iran. Namun, tidak dijelaskan kapan Israel mendapatkan semua foto tersebut.
Seorang pejabat Israel anonim mengatakan, foto tersebut merupakan bukti bahwa serangan AS dan Israel ke Iran sejak 28 Februari tidak berjalan efektif. Sebab, kerusakan yang ditimbulkan tidak cukup parah. Oleh karena itu, tidak heran bila Iran bisa merekonstruksi semua infrastruktur vitalnya dengan cepat.
Senada dengan WSJ, seorang pejabat Israel lainnya juga mengakui bahwa Iran punya kemampuan yang baik untuk membangun kembali semua infrastruktur mereka yang hancur imbas perang. Menurut pejabat itu, ini bisa menjadi ancaman bagi Israel.
3. AS dan Israel kerap menyerang infrastruktur vital di Iran

Selama berperang, AS dan Israel memang kerap menyerang infrastruktur vital milik Iran, terutama yang berkaitan dengan militer. Langkah ini dilakukan untuk mematikan kekuatan militer Teheran agar tidak bisa melakukan serangan balasan ke Washington dan Tel Aviv.
Serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur telah membuat Iran mengalami kerugian besar. Sebab, menurut lembaga think tank Centre on Foreign Relation (CFR), Iran butuh biaya sekitar 270 miliar (Rp4,8 kuadriliun) sampai 300 miliar dolar AS (Rp5,3 kuadriliun) hanya untuk merekonstruksi semua infrastrukturnya yang rusak gara-gara perang.




















