Jakarta, IDN Times - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Federal Bureau of Investigation (FBI) membongkar tindak pidana manipulasi dokumen atau informasi elektronik seolah-olah data itu autentik.
Adapun modus operandinya yakni Business Email Compromise (BEC), jenis kejahatan siber di mana pelaku menyamar sebagai pihak tepercaya dengan meretas email sebuah perusahaan.
“Ada seorang warga negara Amerika yang memiliki perusahaan bernama IQ Power Tools berkedudukan di Amerika telah dimanipulasi datanya berdasarkan laporan dari FBI maupun dari PPATK,” ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Deddy Supriadi di Bareskrim Polri, Rabu (19/8/2026).
