Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengukuhkan dua Duta Antihoaks Jakarta 2026. (Dok. Pemprov DKI)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memimpin rapat bergilir di 44 kecamatan mulai November 2026, bersama Sekda serta melibatkan wali kota dan bupati.
  • Rapat tingkat kecamatan ditujukan untuk mengidentifikasi hambatan, persoalan warga, dan kebutuhan keputusan Pemprov DKI secara langsung, agar gubernur memperoleh gambaran lapangan yang lebih utuh.
  • Tanah Merah, Jakarta Utara, menjadi perhatian penataan wilayah; pemerintah mulai membuka akses administrasi dan menyalurkan fasilitas seperti KJP, KJS, serta bantuan lain bagi warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dua hari sebelum menyampaikan pernyataan tersebut

Pramono mengunjungi kawasan Tanah Merah di Jakarta Utara yang berbatasan dengan area Pertamina.

2 November 2026

Pramono menyampaikan rencana rapat bergilir di kecamatan untuk membahas persoalan wilayah bersama Sekda, wali kota, dan bupati.

November 2026

Pramono akan memulai rapat bergilir di 44 kecamatan Jakarta yang dipimpin langsung olehnya bersama Sekda DKI Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat bergilir di 44 kecamatan untuk membahas persoalan masyarakat dan pemerintah wilayah.
  • Who?
    Pramono Anung akan memimpin rapat bersama Sekretaris Daerah DKI Jakarta, dengan keterlibatan wali kota dan bupati.
  • Where?
    Rapat akan berlangsung di 44 kecamatan di Jakarta. Tanah Merah, Jakarta Utara, menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian penataan.
  • When?
    Pelaksanaan rapat bergilir dijadwalkan mulai November 2026. Pernyataan Pramono dikutip pada Senin, 2 November 2026.
  • Why?
    Rapat ditujukan untuk menggali hambatan dan persoalan di kecamatan agar gubernur memperoleh gambaran kondisi lapangan yang lebih utuh.
  • How?
    Setiap kecamatan akan menjadi tuan rumah rapat yang dipimpin langsung gubernur dan Sekda, dengan pembahasan masalah serta kebutuhan keputusan pemerintah provinsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Gubernur Pramono akan rapat bergilir di 44 kecamatan Jakarta mulai November 2026. Ia bersama Pak Sekda mau mendengar masalah warga dan pemerintah setempat. Wali kota dan bupati juga ikut. Tanah Merah sekarang disebut Tanah Harapan. Warga di sana kini mulai mendapat KJP, KJS, dan bantuan lain setelah tempat itu ditata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana rapat bergilir di 44 kecamatan membuka ruang bagi pemerintah provinsi untuk mendengar persoalan warga secara langsung dan memperoleh gambaran lapangan yang lebih utuh. Keterlibatan gubernur, sekda, wali kota, dan bupati juga menciptakan forum bersama untuk membahas hambatan serta kebutuhan keputusan, sebagaimana penataan Tanah Harapan diiringi perluasan akses administrasi dan fasilitas warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat secara bergilir di 44 kecamatan, mulai November 2026. Rapat tersebut akan dipimpin langsung Pramono bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

Pramono mengatakan, rapat di tingkat kecamatan itu bertujuan menggali berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat maupun pemerintah di wilayah. Dalam rapat tersebut, wali kota dan bupati juga akan dilibatkan untuk membahas hambatan, masalah, hingga hal-hal yang membutuhkan keputusan pemerintah provinsi.

"Ada 44 kecamatan, mereka yang menjadi tuan rumah rapatnya di kecamatan yang dipimpin secara langsung oleh gubernur dan Pak Sekda. Dan yang menjadi permasalahan adalah permasalahan yang ada di kecamatan," ujar Pramono, dikutip Senin (2/11/2026).

1. Pramono lihat gambaran untuk masalah Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono berharap, melalui rapat langsung di kecamatan, ia bisa mendapatkan gambaran persoalan di lapangan secara lebih utuh, bukan hanya laporan yang berisi hal-hal positif.

"Karena saya meyakini dengan cara ini, agar saya sebagai gubernur tidak hanya mendapatkan laporan yang baik-baik saja," katanya.

2. Kawasan Tanah Merah jadi sorotan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka Job Fair di Smesco, Kamis (22/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mencontohkan, salah satu wilayah yang menjadi perhatiannya adalah Tanah Merah, Jakarta Utara. Dua hari sebelum menyampaikan pernyataan tersebut, ia mengunjungi kawasan yang berbatasan dengan area Pertamina itu.

Pramono mengatakan, kawasan tersebut ingin dijadikan contoh penataan wilayah yang dilakukan secara serius. Ia bahkan mengubah penyebutan Tanah Merah menjadi Tanah Harapan.

3. Keterbatasan akses administrasi

Ilustrasi identitas kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). (IDN Times/Paulus Risang)

Menurut Pramono, sebelumnya warga di kawasan tersebut menghadapi keterbatasan akses administrasi kependudukan dan fasilitas dari Pemprov DKI Jakarta.

"Karena di tempat itu dulu-dulu orang tidak punya KTP. Di tempat itu tidak pernah mendapatkan fasilitas dari Pemerintah DKI Jakarta," ujarnya.

Setelah dilakukan penataan, Pramono mengatakan, pemerintah mulai memberikan berbagai fasilitas kepada warga, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS), serta bantuan lainnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article