Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono: Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa

2 min read
Pramono: Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa
Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan tidak ada fasilitas publik yang rusak setelah demonstrasi mahasiswa dan masyarakat di Jakarta pada 28 Oktober 2026.
  • Petugas PPSU membersihkan sejumlah lokasi aksi hingga dini hari di bawah koordinasi Wali Kota Jakarta Pusat, sehingga seluruh fasilitas Jakarta dilaporkan bersih pada pukul 02.00 WIB.
  • Aksi Indonesia Sadar di Bundaran HI menyuarakan lima tuntutan, termasuk status bencana nasional karhutla, perbaikan anggaran, penurunan biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, dan penghentian militerisasi sipil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tidak ada kerusakan fasilitas publik di Jakarta setelah aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026). Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dan berbagai lapisan masyarakat itu membawa lima tuntutan, salah satunya penanganan kebakaran hutan dan lahan yang lebih baik.

“Dan dari laporan yang ada sampai dengan tadi malam, tidak ada kerusakan apapun terhadap fasilitas publik yang ada di Jakarta,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026)

  1. 1. Petugas PPSU bersihkan sampah usai demo

    Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)
    Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)

    Pramono juga menyampaikan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye melakukan pembersihan di sejumlah lokasi demonstrasi. Pembersihan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Wali Kota Jakarta Pusat.

    “Sampai dengan jam 1 pagi, pasukan oranye yang dikoordinasikan secara langsung oleh Walikota Jakarta Pusat melakukan pembersihan di tempat-tempat yang terjadi unjuk rasa, dan jam 2 alhamdulillah semua fasilitas yang ada di Jakarta sudah bersih,” ujarnya.

  2. 2. Pramono sampaikan terima kasih

    Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)
    Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)

    Pramono turut menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri dan para demonstran yang dinilai ikut menjaga fasilitas publik selama aksi berlangsung. Apalagi, kata Pramono, Jakarta merupakan milik bersama.

    “Karena apapun, Jakarta ini milik kita bersama, sehingga dengan demikian harus dijaga bersama. Dan saya bersyukur bahwa kemarin berjalan dengan baik,” katanya.

  3. 3. Massa sampaikan sejumlah tuntutan

    Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)
    Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)

    Massa Seruan Aksi Indonesia Sadar yang didominasi mahasiswa sejumlah universitas di Jabodetabek menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Demonstrasi yang digelar pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini bubar sekitar pukul 19.20 WIB.

    Massa menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tuntutan tersebut meliputi penetapan status bencana nasional kebakaran hutan dan lahan, perbaikan anggaran negara, penurunan biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, hingga penghentian militerisasi di ruang sipil.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More