Jakarta, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) kembali turun ke jalan pada Minggu, 28 Juni 2026 di sepanjang Jalan Sudirman hingga Thamrin. Namun, format aksinya diubah dan bukan berupa unjuk rasa sambil menyuarakan tuntutan.
Mereka memanfaatkan momen hari bebas kendaraan (CFD) untuk menyuarakan aspirasi kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di dalam dokumentasi yang dibagikan oleh BEM UI, sejumlah anggota terlihat membawa poster dengan tulisan 'CFD Melawan.' Aspirasi juga disampaikan dalam bentuk kaos dengan tulisan menggelitik.
Beberapa tulisan yang ada di dalam kaos berwarna hitam antara lain:
Belanja makin berat, gaji tetap sekarat
Katanya latihan manager, ternyata latihan militer
Katanya perbaikan gizi ternyata lumbung korupsi
Ketua BEM UI Yatalathof Mas'hum Imawan mengatakan, aksi di momen CFD dilakukan bersama mahasiswa kampus lainnya antara lain Kepresma Universitas Trisakti, BEM Politeknik Negeri Jakarta, BEM Esa Unggul, BEM FTI UG, BPM Fakultas Hukum Universitas Pancasila, dan elemen gerakan masyarakat sipil.
"Kami hadir bukan untuk merusak aktivitas pagi hari masyarakat. Tetapi untuk mengajak masyarakat bersama-sama mengisi ruang publik dengan sesuatu yang lebih bermakna dari sekedar lari pagi," ungkap Yatalathof kepada IDN Times melalui pesan pendek, Senin (29/6/2026).
BEM dari sejumlah kampus itu, kata Yatalathof, menyediakan wadah berupa spanduk yang dapat ditulis oleh masyarakat. Mereka bisa menyampaikan unek-uneknya tentang pemerintahan Prabowo.
