Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bukti Sejarah Banyak Hilang, Prabowo: Ke Mana Stasiun RRI?

Prabowo.jpg
Presiden Prabowo Subianto saat memberi salam pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Bogor, Senin (2/2/2026). IDN Times/Linna Susanti.
Intinya sih...
  • Pertanyakan keberadaan stasiun RRI Bung Tomo dan situs Majapahit
  • Ajak semua pihak jaga kerukunan keluarga besar Indonesia
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya menjaga memori kolektif bangsa agar tidak hilang ditelan zaman, termasuk soal situs stasiun RRI yang kini tak ada lagi.

Prabowo membuka taklimatnya dengan mengingatkan para kepala daerah tentang sejarah kelam Indonesia. Dia menekankan, kemerdekaan yang dinikmati saat ini ditebus dengan harga diri yang sempat diinjak-injak oleh penjajah.

"Kita harus ingat bahwa kita pernah dijajah oleh pemerintahan imperialis yang sangat rasialis. Begitu rasialisnya mereka, sampai-sampai rakyat kita, kaum pribumi, pernah dianggap lebih rendah daripada anjing," ujar Prabowo memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Bogor, Senin (2/2/2026).

Dia juga menyayangkan hilangnya bukti sejarah, seperti prasasti diskriminasi di kolam renang Manggarai yang dia lihat sendiri pada tahun 1978.

1. Pertanyakan keberadaan stasiun RRI Bung Tomo dan situs Majapahit

Prabowo.jpg
Presiden Prabowo Subianto saat memberi salam pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Bogor, Senin (2/2/2026). IDN Times/Linna Suaanti. Kemensos RI, Robben Rico saat meninjau lahan sekolah rakyat di Rancamaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Poin yang cukup menyentil adalah kritik Prabowo terhadap penyelamatan situs bersejarah. Dia merasa bangsa Indonesia terkadang kurang menghormati jejak perjuangannya sendiri. Secara spesifik, dia menanyakan keberadaan bangunan bersejarah yang krusial bagi kemerdekaan.

"Saya mau tanya, di mana sekarang stasiun RRI yang digunakan oleh Bung Tomo saat memimpin pertempuran 10 November? Apakah bangunannya masih ada? Lalu, di mana situs-situs peninggalan Majapahit? Saya mendengar ada beberapa situs yang justru sekarang sudah berubah menjadi pabrik," kata dia.

2. Beri apresiasi tinggi untuk para pemimpin terdahulu

Prabowo.jpg
Presiden Prabowo Subianto saat memberi salam pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Bogor, Senin (2/2/2026). IDN Times/Linna Suaanti.

Prabowo mengingatkan, keberhasilan Indonesia saat ini bukanlah kerja satu malam, melainkan estafet kepemimpinan dari masa ke masa. Dia meminta para pejabat daerah untuk tidak melupakan jasa para pendahulu.

"Semua Presiden terdahulu, para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang menjabat sebelum kita, semuanya telah menyumbang dan berkontribusi terhadap tegaknya negara ini hari ini. Saya menyampaikan ini bukan sekadar kata-kata indah agar terdengar bagus, tapi ini adalah hal yang benar-benar saya yakini," kata Prabowo.

3. Ajak semua pihak jaga kerukunan keluarga besar Indonesia

Prabowo.jpg
Presiden Prabowo Subianto saat memberi salam pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Bogor, Senin (2/2/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Presiden Prabowo mengatakan, perbedaan adalah keniscayaan di Indonesia. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah belah, terutama bagi para pemimpin politik.

"Terlepas dari semua perbedaan itu, kita adalah satu bagian yang tak terpisahkan. Kita adalah satu keluarga besar Indonesia. Mari kita jaga persatuan ini demi masa depan bangsa," ucap Prabowo.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Eks PPK Kemendikbudristek Akui Terima dan Bagikan Duit 30 Ribu Dolar AS

02 Feb 2026, 15:52 WIBNews