Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tanggapi Respons Purbaya, Noel Ebenezer: Sekelas Menteri Aja Idiot

Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer (IDN Times/Aryodamar)
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer (IDN Times/Aryodamar)
Intinya sih...
  • Mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer, menyebut Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebagai sosok idiot.
  • Immanuel mengatakan maksudnya baik, tapi respons negatif. Dia juga ingin mengingatkan Purbaya untuk berhati-hati.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai sosok idiot. Sebab, peringatannya malah direspons negatif oleh sang bendahara negara.

"Padahal maksud saya kan, baik, ya, Pak Purbaya, tapi responsnya negatif ya. Sekelas menteri saja idiot ya," ujar dia sesaat sebelum sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026).

Immanuel mengatakan, maksud dirinya menyampaikan Purbaya akan 'di-Noel-kan' adalah untuk mengingatkan mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu untuk berhati-hati.

"Lu (Purbaya) dicari kesalahannya. Emang Pak Purbaya orang suci? Sampaikan ke beliau, beliau itu bukan orang suci. Praktek yang kayak saya ini, hampir semua pejabat melakukan kok! Jangan konyol Pak Purbaya bilang. Ya? kalau Pak Purbaya orang suci, suruh bersumpah sama saya. Dia orang suci atau bukan," ujarnya.

Sebelumnya, Purbaya menanggapi santai peringatan dari Immanuel Ebenezer yang menyampaikan bahwa dia akan diperlakukan sama seperti dirinya atau di-Noel-kan. Sebab, dia merasa tak menerima uang korupsi.

"Oh biar saja, yang penting gue gak terima duit. Noel kan terima, kayaknya terima ya? Terima kan dia. Ya terima, kan gue gak terima duit,” kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat.

Purbaya mengatakan, dirinya mendapat upah yang besar sebagai Menteri Keuangan. Oleh karena itu, dia merasa cukup.

“Gaji gue gede di sini, cukup,” kata Purbaya.

Immanuel Ebenezer didakwa bersama-sama telah melakukan pemerasan senilai Rp6,5 miliar. Selain itu Noel disebut mendapat keuntungan Rp70 juta serta menerima gratifikasi senilai Rp3,3 M dan Motor Ducati Scrambler.

Noel didakwa bersama sepuluh pihak lainnya. Mereka adalah Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025; Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022-sekarang; Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020-2025; Anitasari Kusumawatiselaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020

Lalu, Fahrurozi selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai sekarang; Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai Februari 2025; Sekasari Kartika Putri selaku Subkoordinator; Supriadi selaku koordinator; Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia; dan Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Natalius Pigai Sesumbar Kementerian HAM Baru, tapi Sangat Terkenal

02 Feb 2026, 15:31 WIBNews