Prabowo Tantang Pengkritiknya Bertarung di Pilpres 2029

- Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk tidak mencaci maki sesama anak bangsa dan tidak mengganggu pemerintah.
- Prabowo menantang para pengkritiknya untuk bertarung di Pilpres 2029 sebagai respons terhadap demo rusuh yang dikendalikan kekuatan asing.
- Prabowo mengaku memiliki bukti bahwa demo rusuh dikendalikan oleh kekuatan asing dan meminta warga Indonesia yang terpengaruh segera sadar.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta kepada masyarakat Indonesia untuk tidak mudah mencaci maki sesama anak bangsa. Dia mengaku tak masalah apabila ada yang tidak suka kepadanya.
Tapi, Prabowo meminta pihak yang tidak suka kepadanya, untuk tidak mengganggu apa yang sedang dikerjakan pemerintah. Ia kemudian menantang para pengkritik untuk bertarung di Pilpres 2029.
"Jadi begini, kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan 2029 bertarung," ujar Prabowo dalam taklimat di Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2025).
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan, demo rusuh yang selama ini terjadi dikendalikan oleh kekuatan asing. Sebab, tujuan dari demo rusuh itu bukan menyampaikan aspirasi, tapi merusak.
"Demo boleh, tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan. Kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara. Bakar-bakar dan bom molotov saya katakan itu membahayakan dan itu pidana. Saya tidak ragu-ragu," ucap dia.
Prabowo mengaku, memiliki bukti kalau demo rusuh dikendalikan kekuatan asing. Dia meminta warga Indonesia yang dikendalikan asing itu segera sadar.
"Jadi, kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak sadar, saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing. Yakin saya, yakin saya, dan saya punya bukti," imbuhnya.















