Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Catat! Taman Nasional dan Wisata Alam yang Tutup di Libur Lebaran

Catat! Taman Nasional dan Wisata Alam yang Tutup di Libur Lebaran
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)
Intinya Sih
  • Kementerian Kehutanan menutup 19 Taman Nasional, 9 Taman Wisata Alam, dan 2 Suaka Margasatwa selama libur Idul Fitri dan Nyepi 2026 demi keselamatan pengunjung serta kelestarian lingkungan.
  • Penutupan dilakukan sebagai bentuk penghormatan Hari Raya Nyepi dan upaya pemulihan ekosistem, sementara kawasan yang tetap buka diminta menerapkan prinsip zero waste dan zero accident sesuai arahan Presiden Prabowo.
  • Daftar penutupan mencakup berbagai wilayah di Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua dengan alasan beragam seperti cuaca ekstrem, perbaikan sarana, hingga aktivitas gunung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kejutanan menutup 19 Taman Nasional (TN),  sembilan Taman Wisata Alam (TWA) dan dua Suaka Margasatwa selama libur Idul Fitri dan Nyepi 2026. Jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari total 57 TN, 145 TWA dan 96 Suaka Margasatwa yang dikelola oleh pemerintah.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, penutupan sementara sejumlah TN dan TWA ini sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan pengunjung akibat faktor alam hingga memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga selama periode libur panjang.

“Sejumlah Taman Nasional ditutup pada periode 19–22 Maret 2026 yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi dan momentum Lebaran,” ujar Menhut dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3/2026).

1. Penutupan dilakukan untuk penghormatan Hari Raya Nyepi dan pemulihan ekosistem

Catat! Taman Nasional dan Wisata Alam yang Tutup di Libur Lebaran
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)

Raja Juli menjelaskan, penutupan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi sekaligus untuk menghindari lonjakan pengunjung yang berpotensi melebihi kapasitas kawasan.

“Selain faktor hari raya, beberapa Taman Nasional dan Taman Wisata Alam juga ditutup karena pertimbangan pemulihan ekosistem dan keselamatan,” ujar dia.

2. TN dan TWA yang buka diimbau mengedepankan prinsip zero waste dan zero accident

Catat! Taman Nasional dan Wisata Alam yang Tutup di Libur Lebaran
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)

Sementara itu, untuk TN dan TWA yang buka selama libur lebaran, diimbau untuk mengedepankan prinsip zero waste dan zero accident. Hal itu merupakan pesan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan Menhut saat rapat koordinasi secara daring bersama jajaran TN dan TWA.

Raja Antoni meminta jajarannya memastikan kesiapan dan memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat secara luas. Pada rapat daring ini turut hadir Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan KSDAE Nunu Anugrah.

“Presiden Prabowo meminta agar pengelolaan TN-TWA memperhatikan zero waste, memiliki tong sampah dan aparat yang cukup. Lalu mengedepankan zero accident, jangan sampai adanya korban karena minimnya fasilitas pengamanan, siapkan tim medis, ambulans, maupun puskesmas yang memadai.Pastikan penerapan kuota pengunjung,” ujar Menhut Raja Antoni.

3. Daftar 19 Taman Nasional, 9 Taman Wisata Alam dan 2 Suaka Margasatwa yang tutup

Catat! Taman Nasional dan Wisata Alam yang Tutup di Libur Lebaran
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)

Pulau Sumatera

 1.⁠ ⁠Taman Nasional Batang Gadis

Periode: 21–22 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

 2.⁠ ⁠Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Pintu Masuk Balik Bukit)

Periode: 25 Mei 2025 – belum ditentukan

Alasan: Perbaikan sarpras

 3.⁠ ⁠Taman Nasional Way Kambas

Periode: 17 Jan – 31 Mei 2026

Alasan: Pemeliharaan sarpras

Pulau Jawa

 4.⁠ ⁠Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

a. Kawasan Gunung Semeru

Periode: 1-31 Desember 2026

Alasan: Revitalisasi ekosistem dan faktor cuaca (status siaga)

b. Kawasan Gunung Bromo Tengger

Periode:19-20 Maret (kembali dibuka setelah shalat idul fitri)

Alasan: Hari Raya Nyepi

 5.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Periode: 1 Januari-12 April 2026

Alasan: Faktor cuaca ekstrem dan perbaikan ekosistem

Note: khusus objek wisata alam non pendakian, ditutup hanya saat libur hari raya idul fitri (20 Maret)

 6.⁠ ⁠Taman Nasional Alas Purwo

Periode: 20–21 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

 7.⁠ ⁠Taman Nasional Baluran

Periode: 20–22 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

 8.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Merapi

Periode: 21 Maret 2026

Alasan:

•⁠  ⁠Hari raya (khusus objek wisata alam seperti Tlogo Muncar, Kalikuning Park, Plunyon, Jurang Jero, Deles Indah dan Kalitalang)

•⁠  ⁠Status siaga (Khusus pendakian ditutup sampai informasi lebih lanjut)

 9.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Merbabu (Jalur Suwanting)

Periode: 19–22 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

10.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Periode: 19 Des 2025 – 31 Mar 2026

Alasan: Perbaikan ekosistem dan kondisi cuaca ekstrem

Bali dan Nusa Tenggara

11.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Rinjani

Periode: 1 Jan – 31 Mar 2026

Alasan: Perbaikan ekosistem

12.⁠ ⁠Taman Nasional Tambora

Periode: 24 Des 2025 – 30 Apr 2026

Alasan: Aktivitas gunung

13.⁠ ⁠Taman Nasional Mutis Timau

Periode: 10 Mar – 5 Apr 2026

Alasan: Cuaca ekstrem

Pulau Kalimantan

14.⁠ ⁠Taman Nasional Kutai

Periode: 20–21 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

15.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Palung (Laman Satong)

Periode: 17 Jan 2023 – 31 Des 2026

Alasan: Perbaikan sarpras

16.⁠ ⁠Taman Nasional Kayan Mentarang

Periode: 18 Mar – 5 Apr 2026

Alasan: Pengelolaan habitat dan pemotongan rumput rutin

Pulau Sulawesi

17.⁠ ⁠Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Periode: 20–21 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

18.⁠ ⁠Taman Nasional Gandang Dewata

Periode: 28 Des 2025 – 22 Mar 2026

Alasan: Perbaikan pendakian jalur

Maluku dan Papua

19.⁠ ⁠Taman Nasional Manusela (Pendakian Gunung Binaya)

Periode: Mei 2025 – belum ditentukan

Alasan: Perbaikan ekosistem

Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa

Pulau Sumatera

 1.⁠ ⁠TWA Gunung Permisan

Periode: 18–24 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

 2.⁠ ⁠TWA Gunung Marapi

Periode: Tidak disebutkan

Alasan: Status gunung Level III (Siaga)

 3.⁠ ⁠TWA Malino

Periode: 28 Des 2025 – 22 Mar 2026

Alasan: Perbaikan pendakian jalur

Pulau Jawa

 4.⁠ ⁠TWA Batu Gamping

Periode: 20–22 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

 5.⁠ ⁠TWA Guci (Kabupaten Tegal)

Periode: 21 Des 2025 – 12 Des 2026

Alasan: Revitalisasi objek wisata

 6.⁠ ⁠Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang

Periode: Tidak disebutkan

Alasan: Cuaca ekstrem

Bali dan Nusa Tenggara

 7.⁠ ⁠TWA Sangeh, Panelokan, Danau Buyan/Tamblingan, Gunung Batur

Periode: 18–20 Mar 2026

Alasan: Hari Raya

Pulau Kalimantan

 8.⁠ ⁠TWA Padang Luwai

Periode: 1 Mar – 30 Apr 2026

Alasan: Pemulihan habitat anggrek (pasca kebakaran 2019)

 9.⁠ ⁠Suaka Margasatwa Kelian

Periode: 1 Mar – 30 Apr 2026

Alasan: Pemulihan habitat (terkait kawasan TWA Padang Luwai)

Maluku dan Papua

10.⁠ ⁠TWA Klamono

Periode: 18–24 Mar 2026

Alasan: Kondisi keamanan

11.⁠ ⁠TWA Beriat

Periode: 18–24 Mar 2026

Alasan: Kondisi keamanan

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More