Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Data Basarnas Kecelakaan KRL Bekasi: Korban 92 Orang, 85 Selamat dan 7 Meninggal

Data Basarnas Kecelakaan KRL Bekasi: Korban 92 Orang, 85 Selamat dan 7 Meninggal
Kecelakaan KRL dengan KA Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4/2026) (IDN Times/Aryodamar)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Operasi SAR hari kedua di Stasiun Bekasi Timur terus dilakukan oleh Basarnas dan tim gabungan untuk mengevakuasi korban kecelakaan kereta dengan fokus pada kecepatan dan keselamatan.
  • Data sementara mencatat 92 korban, terdiri dari 85 orang selamat dan 7 meninggal dunia; sebagian korban dirawat di rumah sakit, sementara lainnya mengalami luka ringan.
  • Evakuasi berlangsung sejak dini hari dengan beberapa korban berhasil diselamatkan maupun ditemukan meninggal, lalu dibawa ke berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari kedua terhadap korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur terus berlangsung intensif pada Selasa (28/4/2026). Personel Basarnas bersama Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta dengan mengutamakan kecepatan dan keselamatan.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, jumlah korban tercatat sebanyak 92 orang, dengan rincian 85 korban selamat dan 7 orang meninggal dunia. Adapun korban yang selamat mendapat perawatan di rumah sakit serta ada pula yang langsung dibawa pulang karena hanya mengalami luka ringan.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa operasi SAR masih terus difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.

“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujar Desiana dalam keterangannya.

Sebagaimana diketahui, sejak dini hari, proses evakuasi menunjukkan perkembangan signifikan. Pada pukul 02.42 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia yang belum teridentifikasi dan langsung dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya pada pukul 04.17 WIB, satu korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Proses evakuasi berlanjut pada pukul 05.49 WIB dengan keberhasilan penyelamatan korban atas nama Ata (30), disusul pada pukul 05.59 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Tidak berselang lama, pada pukul 06.25 WIB tim berhasil menyelamatkan Mia (26), kemudian pada pukul 06.55 WIB korban selamat atas nama Siti Fatonah (47) berhasil dikeluarkan dari rangkaian kereta. Memasuki pukul 07.25 WIB, satu korban selamat lainnya atas nama Endang Kuswati (40) juga berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan penanganan medis.

Seluruh korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, antara lain RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, serta RS Polri Kramat Jati.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
Jumawan Syahrudin
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More