Pakar Hukum tata negara dari Universitas Andalas, Padang, Feri Amsari (Dokumentasi Watch Doc)
LBH Tani juga mendorong proses hukum berjalan. Mereka menilai dugaan penghasutan bisa menimbulkan kerusuhan jika terus bergulir. Salah satu perwakilan dari petani, Dedi, mengaku merasa terganggu dengan pernyataan yang beredar. Dia menilai, narasi tersebut berpotensi memicu kegaduhan di masyarakat.
“Kami petani merasa terganggu. Ini bisa membenturkan masyarakat,” ujarnya. Dia menyebut, pihaknya menggunakan data dari BPS dan Kementerian Pertanian yang dinilai valid. Karena itu, ia meminta Feri membuktikan pernyataannya.
“Kebetulan saya berada di Jakarta dan saya berkonsultasi dengan kawan-kawan, kita kan binaan dari Tani Merdeka Indonesia. Saya pikir kita perlu memberikan satu gerakan ya untuk bisa meredam semua ini. Kami berharap memang saudara Feri Amsari bisa membuktikan apa yang dia nyatakan," ujar dia.
Dedi juga menyatakan siap menjadi saksi korban dalam laporan tersebut. Dia menegaskan, keberatan atas pernyataan yang dinilai meresahkan.