Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gerebek Markas OPM di Nduga, TNI Sita Pistol Revolver

Gerebek Markas OPM di Nduga, TNI Sita Pistol Revolver
Tim patroli Satgas Koops TNI Habema menggerebek markas sementara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Dok. Pen Koops TNI Habema)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • TNI Habema menggerebek markas sementara OPM di Kalimin Kompleks, Nduga, setelah laporan intelijen mendeteksi aktivitas kelompok bersenjata pimpinan Army Kogoya dan Wariambo Wandikbo.
  • Dalam operasi itu, TNI menyita pistol revolver, senapan angin modifikasi, amunisi berbagai kaliber, serta senjata tajam seperti kapak dan parang yang berpotensi membahayakan masyarakat.
  • Aparat juga mengamankan bendera bintang kejora, alat komunikasi, dan perlengkapan lain; TNI menegaskan operasi dilakukan secara humanis untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Distrik Nduga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Tim patroli Satgas Koops TNI Habema menggerebek markas sementara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kawasan Kalimin Kompleks, Kabupaten Nduga, Rabu (15/4/2026).

Dalam operasi tersebut, TNI menyita sejumlah senjata dan atribut. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak OPM Kodap III/Ndugama serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

1. Berawal dari laporan intelijen

Gerebek Markas OPM di Nduga, TNI Sita Pistol Revolver
Tim patroli Satgas Koops TNI Habema menggerebek markas sementara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Dok. Pen Koops TNI Habema)

Operasi ini bermula dari laporan intelijen yang mendeteksi keberadaan markas OPM. Markas tersebut diduga dipimpin oleh Army Kogoya (Danyon Aluguru) dan Wariambo Wandikbo (Wadanops Kodap III/Ndugama).

Menindaklanjuti informasi itu, tim patroli Koops TNI Habema langsung bergerak. Penyisiran dilakukan secara senyap selama tiga hari, hingga 15 April 2026.

2. Sita senjata dan amunisi

-
Tim patroli Satgas Koops TNI Habema menggerebek markas sementara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Dok. Pen Koops TNI Habema)

Dari lokasi, aparat menemukan berbagai senjata yang berpotensi membahayakan. Di antaranya satu pistol revolver lengkap dengan nomor seri dan empat senapan angin modifikasi.

Selain itu, disita pula tujuh butir peluru kaliber 9 mm, sebuah amunisi GLM 40 mm, magasin senapan jenis AK dan HK, serta 50 butir peluru senapan angin. Senjata tajam seperti kapak dan parang juga turut diamankan.

3. Amankan bendera dan alat komunikasi

Gerebek Markas OPM di Nduga, TNI Sita Pistol Revolver
Tim patroli Satgas Koops TNI Habema menggerebek markas sementara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Dok. Pen Koops TNI Habema)

TNI juga menyita perlengkapan lain, seperti bendera bintang kejora, ponsel, handy talky, teropong, dan panel surya.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyatakan operasi ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keamanan. Dia memastikan kondisi di Distrik Nduga saat ini aman dan terkendali dengan pendekatan yang tetap humanis dan profesional.

"Keberhasilan patroli keamanan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menekan ruang gerak kelompok bersenjata, sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan rasa aman tanpa tekanan dan gangguan," kata Wirya Arthadiguna dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (15/4/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More