Comscore Tracker

[CEK FAKTA] Benarkah Anak-Anak Kebal COVID-19?

Ada klaim anak-anak kebal COVID-19, cek faktanya di sini

Jakarta, IDN Times - Sebuah video perempuan yang mengklaim merupakan seorang peneliti beredar di Facebook. Dalam video itu, ia menyebut bahwa anak-anak kebal terhadap COVID-19.

Selain itu, ia mengklaim bahwa kasus kematian anak-anak dalam setahun terakhir tidak ada kaitannya dengan virus corona.

Namun, benarkah informasi bahwa anak-anak kebal terhadap COVID-19? Yuk cek faktanya dulu.

1. Anak-anak tak kebal dengan COVID-19

[CEK FAKTA] Benarkah Anak-Anak Kebal COVID-19?Murid SD Negeri Kaliasin V mengantre untuk divaksin saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/10/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut klaim anak-anak kebal terhadap COVID-19 adalah salah. Hal tersebut tertuang dalam laporan isu hoaks yang diunggah pada laman kominfo.go.id.

"Faktanya, kasus di beberapa negara menunjukkan bahwa anak-anak tidak kebal terhadap COVID-19," tulis Kominfo.

Baca Juga: [CEK FAKTA] Vaksin COVID-19 Berisiko Tinggi bagi Perempuan Menstruasi?

2. Kasus COVID-19 pada anak-anak

[CEK FAKTA] Benarkah Anak-Anak Kebal COVID-19?IDN Times/Arief Rahmat

Dilansir NPR, American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan jumlah anak yang terinfeksi Covid-19 di beberapa negara bagian Amerika Serikat mencapai 22,4 persen. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2020 saat pandemik baru terjadi, yakni sebesar tiga persen.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas COVID-19 per Minggu (6/6/2021), total kasus COVID-19 di Indonesia ada sebanyak 1.856.038 kasus. Di antara kasus tersebut tercatat merupakan anak-anak.

Rinciannya yakni anak usia 0-5 tahun sebanyak 2,9 persen dan anak usia 6-18 tahun sebanyak 9,6 persen.

3. Data kasus COVID-19 terkini di Indonesia

[CEK FAKTA] Benarkah Anak-Anak Kebal COVID-19?Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Mengutip laman covid19.go.id, total lebih dari 1,8 juta kasus COVID-19 tersebut merupakan hasil pemeriksaan dari pemeriksaan terhadap 11.582.225 orang. Saat ini, dari total kasus yang ada, masih terdapat 98.455 kasus aktif atau 5,3 persen.

Sementara sebanyak 1.705.971 kasus di antaranya telah dinyatakan sembuh dari COVID-19. Lalu, Satgas COVID-19 juga mencatat sebanyak 51.612 kasus atau 2,8 persen berakhir dengan kematian.

Baca Juga: [CEK FAKTA] Orang yang Sudah Divaksinasi COVID-19 Mati dalam 2 Tahun?

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya