Kabid Dokkes Polda Jateng AKBP Sumy Hastry saat memaparkan aplikasi Halo Dokkes Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)
Pada 2002, Hastry bertugas sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Pusdokkes Polri dan menjadi anggota tim forensik dalam mengidentifikasi korban Bom Bali I pada tahun tersebut.
Hastry pernah terlibat sebagai tim forensik lainnya, seperti Tim DVI Korban gempa bumi Yogyakarta tahun 2006, Tim DVI Korban kapal KM Senopati Nusantara tahun 2006, Tim DVI Korban Garuda Air Crash – Yogyakarta tahun 2007 dan Tim DVI Korban Kapal Tenggelam Kapal Imigran Gelap tahun 2011 serta saat penanganan jenazah erupsi gunung Semeru tahun 2021.
Juga, Tim DVI Korban Pesawat Sukhoi SSJ-100 Gunung Salak – Bogor tahun 2012, Tim DVI Korban Pesawat Air Asia tahun 2015, Tim DVI Korban Pesawat MH17 di Rusia tahun 2014, dan TIM Eksekusi Terpidana Mati di Nusa Kambangan tahun 2008–2016.
Selain itu, dia juga membuat layanan Forensik Klinik (Forklin) secara khusus, demi keberpihakannya kepada korban kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.