Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemenhut Perkuat 59 Jaringan Persemaian dan Kualitas Bibit
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni kunjungi Taman Nasional Bantimurung, Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026). (Dok. Kemenhut)
  • Kementerian Kehutanan memperkuat jaringan 59 persemaian nasional atas arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan produksi serta kualitas bibit bagi penghijauan dan pelestarian lingkungan.
  • Kemenhut akan memetakan ulang lokasi persemaian, menambah fasilitas di wilayah yang jauh, dan menerapkan teknologi lebih mutakhir agar bibit berkualitas serta lebih mudah didistribusikan.
  • Selain mengoptimalkan sembilan pusat dan 50 persemaian permanen, Kemenhut menyiapkan persemaian baru di Sumatera Selatan untuk mendukung kebutuhan penanaman pohon di berbagai daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jaringan persemaian nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produksi bibit tanaman. Persemaian yang dimiliki Kemenhut akan dioptimalkan untuk mendukung penghijauan lingkungan, kawasan permukiman, hingga pedesaan di berbagai wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni usai melakukan peninjauan di Persemaian Permanen Fatukoa di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Jumat (31/7/2026). Menhut mengatakan, penguatan persemaian dilakukan untuk memastikan ketersediaan bibit dalam jumlah lebih besar sekaligus meningkatkan kualitas bibit.

“Pak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang sangat spesifik kepada Kementerian kita, rumah baik tentunya, tapi rumah akan asri apabila ada pohon dan lingkungannya sangat baik. Kemudian memerintahkan pada saya untuk memproduksi lebih banyak bibit lagi, puluhan juta atau berapapun bahasa beliau, yang tujuannya adalah membuat lingkungan kita asri alam kita lebih natural dan tentu hutan kita terjaga,” ujar Menhut dalam keterangan tertulisnya.

1. Kemenhut mengembangkan persemaian dengan teknologi yang lebih mutakhir

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengunjungi Pusat Latihan Gajah (PLG) Bentang Seblat, Bengkulu pada Jumat (11/12/2025). (Dok. Kemenhut)

Menhut mengatakan, pihaknya akan mengembangkan persemaian dengan teknologi yang lebih mutakhir sehingga bibit yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik dan peluang hidup lebih tinggi ketika ditanam.

Langkah tersebut juga diarahkan agar bibit dapat lebih mudah dimanfaatkan masyarakat maupun didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan.

“Insyaallah dari 59 ini kita buat mapping ulang di mana tempatnya. Kalau ada persemaian yang jauh dari kabupaten tertentu, mungkin harus ditambah persemaian di sana. Kemudian dengan jumlah bibit yang juga kita maksimalkan sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

2. Kemenhut juga menyiapkan pengembangan persemaian baru

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)

Selain mengoptimalkan persemaian yang sudah ada, Kemenhut juga menyiapkan pengembangan persemaian baru. Salah satunya akan segera diresmikan di Sumatera Selatan.

Menhut sendiri diketahu telah meninjau sejumlah persemaian besar, antara lain di Rumpin, Mentawir, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Sebagai informasi, Kementerian Kehutanan memiliki 59 persemaian terdiri dari sembilan pusat persemaian dan 50 persemaian permanen. Di pusat persemaian Kemenhut dapat memproduksi diatas lima juta bibit pertahun, sedangkan di persemaian permanen menghasilkan kurang lebih 500 ribu hingga satu juta bibit pertahun.

3. Prabowo menekankan pentingnya memperbanyak penanaman pohon

Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi cagar budaya Stasiun Semarang Tawang. (YouTube.com/Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperbanyak penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dalam arahannya, Prabowo juga meminta Menteri Kehutanan menyiapkan persemaian untuk memastikan ketersediaan benih dan bibit berkualitas bagi berbagai daerah.

“Bangsa kita harus dijaga kelestariannya. Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri Kehutanan, bikin nursery-nursery. Saya butuh benih-benih pohon yang bagus untuk semua kota dan kabupaten kita,” ujar Prabowo dalam kegiatan akad massal KPR Rumah Sunsidi dan KUR Perimahan di Batang, Jawa Tengah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article