Jakarta, IDN Times - Komnas Perempuan mendorong masyarakat memilih calon presiden dan wakil presiden dengan cermat, khususnya terkait pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan. Komnas Perempuan meminta masyarakat melihat rekam jejak, sikap, karakter, dan inisiatif, dari masing-masing paslon.
"Kita mendorong semua elemen masyarakat jeli di dalam memilih pemimpin masa depan, baik dari aspek track record, punya inisiatif untuk berbuat baik, mencegah kekerasan, lebih toleran," kata Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad dalam webinar bertajuk "Mewaspadai Potensi Kekerasan terhadap Perempuan dalam Pemilu 2024" secara daring, Senin (5/2/2024).
