Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KPK Sudah 17 Kali OTT pada Tahun 2026, Ini Daftarnya!
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menjadi tersangka usai operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat Imigrasi (IDN Times/Aryo Damar)
  • KPK telah melakukan 17 operasi tangkap tangan sepanjang Januari hingga Juli 2026, dengan total 11 kepala daerah dan 6 kasus nonkepala daerah.
  • Dalam tujuh bulan pertama 2026, OTT kepala daerah terjadi hampir setiap bulan kecuali Februari dan Mei, melibatkan sejumlah bupati serta wali kota dari berbagai daerah.
  • Sejak dipimpin Setyo Budiyanto, KPK mencatat total 27 OTT hingga Juli 2026, termasuk 16 kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang tertangkap pada periode 2025–2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Januari 2026

KPK melakukan dua kali OTT terhadap kepala daerah, yaitu Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.

Februari 2026

Tidak ada OTT kepala daerah yang dilakukan KPK pada bulan ini.

Maret 2026

KPK melakukan tiga OTT terhadap kepala daerah: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

April 2026

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menjadi satu-satunya kepala daerah yang ditangkap KPK melalui OTT.

Mei 2026

Tidak ada OTT kepala daerah yang dilakukan KPK pada bulan ini.

Juni 2026

KPK menangkap dua kepala daerah melalui OTT, yakni Bupati Muara Enim Edison dan Bupati Kuansing Suhardiman Amby.

22 Juli 2026

KPK melakukan OTT terhadap tiga kepala daerah: Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Total sepanjang tahun ini sudah 17 kali OTT dilakukan sejak awal Januari.

Tahun 2025

KPK mencatat total 12 kali OTT selama tahun ini di bawah kepemimpinan Setyo Budiyanto. Lima di antaranya melibatkan kepala daerah hasil Pilkada 2024.

Tahun 2026

Hingga Juli, KPK telah melakukan total 16 kali OTT di bawah kepemimpinan Setyo Budiyanto, termasuk penangkapan terhadap sebelas kepala daerah hasil Pilkada 2024.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan 17 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang tahun 2026 terhadap sejumlah kepala daerah dan pejabat non-kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia.
  • Who?
    Pihak yang ditangkap antara lain Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, serta beberapa kepala daerah seperti Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, dan sejumlah pejabat instansi pemerintah lainnya.
  • Where?
    Penangkapan dilakukan di berbagai daerah, termasuk Lombok Barat, Madiun, Pati, Pekalongan, Rejang Lebong, Cilacap, Tulungagung, Muara Enim, Kuansing, Langkat, Sukoharjo, serta beberapa kantor instansi pusat dan daerah.
  • When?
    Operasi tangkap tangan berlangsung sejak awal Januari hingga Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan ini dilakukan hampir setiap bulan kecuali pada Februari dan Mei tahun yang sama.
  • Why?
    Tindakan OTT dilakukan karena adanya dugaan praktik korupsi yang melibatkan sejumlah kepala daerah dan pejabat lembaga negara dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
  • How?
    KPK melakukan penindakan melalui operasi tangkap tangan langsung di lapangan terhadap pihak-pihak yang diduga menerima atau memberikan suap. Proses hukum selanjutnya masih menunggu perkembangan resmi dari KPK.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
KPK sudah nangkep banyak orang karena dugaannya korupsi. Ada 17 kali tangkap tangan di tahun 2026. Yang ditangkap itu ada bupati, wali kota, dan juga pejabat lain. Bupati Lombok Barat yang namanya Lalu Ahmad Zaini jadi yang terbaru ditangkap. Sekarang KPK masih kerja terus buat cari orang yang curang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Frekuensi operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang 2026 menunjukkan lembaga ini tetap aktif dan konsisten menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggara negara. Dengan menjangkau berbagai level jabatan, dari kepala daerah hingga pejabat instansi pusat, langkah-langkah tersebut mencerminkan keseriusan KPK dalam menegakkan integritas dan memperkuat akuntabilitas pemerintahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah 17 kali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal Januari hingga Rabu (22/7/2026). Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini menjadi sosok terbaru yang ditangkap KPK.

Berdasarkan catatan IDN Times, total kepala daerah yang tertangkap tangan ada 11, sedangkan tangkap tangan non-kepala daerah ada enam kali.

Berikut daftar OTT KPK hingga Juli 2026!

1. Ada 11 kepala daerah yang sudah ditangkap KPK hingga Juli 2026

Bupati Pati, Sudewo. (IDN Times/Aryodamar)

Sepanjang 2026, KPK melakukan OTT kepada kepala daerah hampir setiap bulan. Dari 7 bulan yang sudah dilalui pada 2026, KPK hanya tak melakukan OTT kepala daerah pada Februari dan Mei.

KPK membuka 2026 dengan dua kali OTT kepala daerah pada bulan Januari. Mereka yang ditangkap padalah Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.

Pada Maret 2026 ada tiga kepala daerah yang kena OTT KPK. Mereka adalah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Lalu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menjadi satu-satunya kepala daerah yang ditangka KPK pada April 2026.

Pada Juni 2026, ada dua kepala daerah yang kena OTT KPK, yakni Bupati Muara Enim Edison dan Bupati Kuansing Suhardiman Amby.

Pada Juli 2027, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

2. Enam OTT non-kepala daerah

SIlmy Karim (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

KPK juga sejauh ini telah melakukan enam kali OTT non-kepala daerah. Berikut daftarnya:

1. OTT pejabat pajak KPP Madya Jakarta Utara

2. OTT kepala KPP Madya Banjarmasin

3. OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok

4. OTT pejabat Ditjen Bea dan Cukai

5. OTT pejabat Imigrasi Jakarta Barat yang menyerert eks Wamen Imipas Silmy Karim

6. OTT pejabat Badan Pemeriksa Keuangan Sumatra Selatan

3. KPK era Setyo Budiyanto sudah 27 kali OTT

5 Pimpinan KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Berdasarkan catatan IDN Times, sejak dipimpin Setyo Budiyanto, sejauh ini KPK telah melakukan OTT sebanyak 27 kali. Pada tahun 2025, lembaga antirasuah total melakukan 12 kali OTT dan 16 kali pada 2026.

Dari jumlah tersebut, kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang ditangkap sejauh ini berjumlah 16 orang. Lima kena OTT pada 2025 dan 11 pada 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article