Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menko Yusril Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Sistem Elektronik
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/9/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Kemenko Kumham Imipas dan BSSN menyepakati kerja sama lima tahun untuk memperkuat keamanan sistem elektronik serta melindungi data strategis pemerintah.

  • Kerja sama mencakup pengamanan infrastruktur teknologi informasi, mitigasi insiden siber, dan perlindungan dari ancaman digital.

  • Yusril dan Nugroho menekankan keamanan sebagai bagian dari tata kelola serta proses pembangunan sistem sejak tahap perencanaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (23/9/2026)

Yusril menyampaikan kerja sama Kemenko Kumham Imipas dan BSSN dalam konferensi pers di Jakarta. Kerja sama dituangkan dalam Nota Kesepahaman.

hingga 2031

Nota Kesepahaman antara Kemenko Kumham Imipas dan BSSN berlaku selama lima tahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kerja sama untuk memperkuat keamanan sistem elektronik dan melindungi data pemerintah dari ancaman digital.
  • Who?
    Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra, Kemenko Kumham Imipas, dan Badan Siber dan Sandi Negara.
  • Where?
    Kerja sama dibahas dalam konferensi pers di Jakarta.
  • When?
    Rabu (23/9/2026), dengan MoU yang berlaku hingga 2031.
  • Why?
    Untuk mengamankan infrastruktur teknologi informasi, memitigasi insiden siber, serta melindungi aset dan data strategis pemerintah.
  • How?
    Melalui Nota Kesepahaman yang mencakup keamanan sejak perencanaan, pembangunan, hingga pengembangan sistem elektronik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yusril bekerja sama dengan BSSN untuk menjaga sistem elektronik dan data pemerintah dari ancaman digital. Kerja sama ini dibuat dalam MoU yang berlaku sampai 2031. Mereka ingin keamanan dipikirkan sejak sistem direncanakan dan dibangun. Keamanan juga dianggap penting untuk tata kelola pemerintahan dan kepercayaan publik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kerja sama ini menempatkan keamanan sebagai bagian dari pembangunan pemerintahan digital, bukan hanya urusan teknologi. Perlindungan data, tata kelola, integritas, dan kepercayaan publik dibahas dalam satu kerangka. Masa berlaku MoU hingga 2031 juga memberikan rentang kerja sama yang jelas bagi penguatan sistem elektronik pemerintah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat keamanan sistem elektronik dan melindungi data pemerintah dari ancaman digital. Kerja sama ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang berlaku lima tahun hingga 2031.

“Kolaborasi ini merupakan langkah fundamental bagi Kemenko Kumham Imipas sebagai kementerian koordinator baru di Kabinet Merah Putih dalam reformasi birokrasi dan mewujudkan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik yang aman, andal, dan berintegritas seperti visi Indonesia Emas tahun 2045 yang akan datang,” kata Yusril dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

1. Pengamanan infrastruktur teknologi hingga perlindungan aset data krusial

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra (IDN Times/Lia Hutasoit)

Yusril mengatakan, kerja sama dengan BSSN mencakup pengamanan infrastruktur teknologi informasi, mitigasi insiden siber, hingga perlindungan aset data krusial pemerintah dari ancaman peretasan dan kebocoran data.

“Kami fokus pada pengamanan infrastruktur teknologi informasi, mitigasi insiden siber, serta perlindungan aset data krusial pemerintah dari ancaman peretasan dan kebocoran data," kata dia.

2. Kerja sama juga mencakup pemanfaatan sertifikat elektronik

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra usai mengikuti ujian doktor ilmu filsafat di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Kamis (2/7/2026.) (IDN Times/Lia Hutasoit)

Yusril mengatakan, keamanan siber berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan kepercayaan publik. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran Kemenko Kumham Imipas memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan informasi dan membangun pemerintahan digital.

Kerja sama juga mencakup pemanfaatan sertifikat elektronik yang diterbitkan Balai Besar Sertifikasi Elektronik pada sistem elektronik Kemenko Kumham Imipas selama empat tahun. Yusril menyebut, hal itu untuk menjamin keautentikan dan integritas data.

3. BSSN beri masukan tata kelola keamanan

Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Sementara itu, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, pihaknya memberikan masukan terkait penerapan tata kelola keamanan pada sistem elektronik Kemenko Kumham Imipas.

“Dan kami memberikan masukan bagaimana penerapan tata kelola keamanan dalam sistem elektronik yang sedang berjalan, sehingga dapat memiliki ketahanan dan penyelenggaraan sistem yang lebih akuntabel untuk dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article