Kegiatan What's Up Kemenkum - Campus Calls Out bertema "Royalti Musik di Ruang Publik: Di Mana Batas Keadilan?" (Dok. Kementerian Hukum)
Supratman mengatakan, Indonesia juga menyambut baik proses konsultasi yang tengah berlangsung di UNESCO atas rancangan Guidance on Fair Compensation for News yang bersifat komplementer dan saling memperkuat dengan dialog berbasis hak cipta yang didorong di WIPO.
"Inisiatif ini merupakan perwujudan langsung dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai inti dari kemandirian nasional kita," kata Supratman.
Sebagai tindak lanjut, Indonesia akan menjadi tuan rumah Global Forum on Cross-Border Copyright Royalty Governance di Bali pada Oktober 2026. Forum tersebut akan dihadiri negara-negara anggota WIPO untuk melanjutkan pembahasan mengenai tata kelola royalti lintas negara.
Sebelum menghadiri Dialog Tingkat Menteri, Supratman juga menggelar pertemuan tertutup dengan Direktur Jenderal WIPO, Daren Tang. Dalam pertemuan tersebut, Daren disebut mengapresiasi inisiatif Indonesia dan mendorong pemerintah untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh 194 negara anggota WIPO.
Selanjutnya, poin-poin mengenai tata kelola royalti yang diusulkan Indonesia akan kembali dibahas dalam Sidang SCCR ke-49 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.