Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
MPR Serahkan Draf Pokok Haluan Negara, Bagaimana Respons Prabowo?
Konferensi pers pimpinan MPR RI usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • MPR RI menyerahkan draf Pokok-Pokok Haluan Negara kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, 3 Agustus 2026.
  • Prabowo menyerahkan pembahasan PPHN kepada MPR, menyambut gagasannya, dan menaruh perhatian pada demokratisasi serta tata kelola pemerintahan daerah.
  • Presiden menilai pilkada mahal dan menyoroti banyak kepala daerah terjerat korupsi; MPR juga mengundangnya ke Sidang Tahunan 14 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
3 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan MPR RI di Istana Kepresidenan Jakarta. MPR menyerahkan draf PPHN, dan Prabowo meminta pembahasannya diserahkan kepada MPR serta menyoroti biaya pilkada dan korupsi kepala daerah.

14 Agustus 2026

Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 dijadwalkan digelar. MPR mengundang Presiden untuk menyampaikan laporan tahunan kinerja lembaga-lembaga negara.

18 Agustus

Hari Konstitusi diperingati. Peringatan ini direncanakan digabung dengan Hari Ulang Tahun MPR.

29 Agustus

Hari Ulang Tahun MPR diperingati. Dua peristiwa tersebut rencananya diselenggarakan pada tanggal ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    MPR RI menyerahkan draf konsep Pokok-Pokok Haluan Negara kepada Presiden Prabowo Subianto serta menyampaikan undangan Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan peringatan Hari Konstitusi.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan MPR RI yang dipimpin Ketua MPR Ahmad Muzani. MPR menyerahkan draf PPHN dan mengundang Presiden menghadiri agenda MPR.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. Ahmad Muzani menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta.
  • When?
    Pertemuan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026. Sidang Tahunan MPR RI dijadwalkan pada Jumat, 14 Agustus 2026, sedangkan peringatan Hari Konstitusi dan HUT MPR direncanakan 29 Agustus.
  • Why?
    MPR menyerahkan draf PPHN untuk didiskusikan dengan Presiden. Prabowo meminta persoalan biaya pemilihan kepala daerah dan kasus korupsi kepala daerah menjadi perhatian serius.
  • How?
    Ahmad Muzani menyerahkan konsep PPHN yang masih berbentuk draf dan berdiskusi dengan Presiden. Prabowo menyerahkan pembahasan kepada MPR serta menyambut gagasan PPHN sebagai landasan aturan lintas periode kepemimpinan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo bertemu pimpinan MPR di Istana Jakarta. MPR memberi draf PPHN, yaitu rencana aturan untuk negara. Prabowo menyambutnya dan meminta MPR membahasnya. Ia juga bilang pemilihan kepala daerah mahal dan banyak kepala daerah terkena korupsi. MPR mengundang Prabowo ke Sidang Tahunan pada 14 Agustus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penyerahan draf PPHN membuka ruang dialog antara MPR dan Presiden mengenai arah kebijakan yang dapat menjadi landasan lintas periode kepemimpinan. Perhatian Prabowo pada demokratisasi, tata kelola daerah, biaya pemilihan, dan risiko korupsi menunjukkan isu-isu tersebut ditempatkan sebagai bahan pertimbangan serius dalam pembahasan lebih lanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan MPR RI di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026). Dalam pertemuan itu, MPR juga menyerahkan konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) kepada Presiden Prabowo.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan, konsep tersebut masih dalam bentuk draf.

"Pada kesempatan kali ini, kami menyerahkan konsep tersebut kepada Presiden Republik Indonesia dan berdiskusi dengan beliau mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan Pokok-Pokok Haluan Negara," ujar Ahmad Muzani dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/8/2026).

1. Apa respons Prabowo?

Konferensi pers pimpinan MPR RI usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Menurut Muzani, Presiden Prabowo merespons dengan menyerahkan sepenuhnya pembahasan konsep PPHN kepada MPR RI. Prabowo mengatakan, kata Muzani, PPHN nantinya bisa digunakan sebagai landasan aturan yang bisa digunakan oleh berbagai periode kepemimpinan.

"Karena itu, Presiden menyambut baik gagasan-gagasan tersebut. Bahkan, Presiden memberikan perhatian yang besar terhadap berbagai poin, antara lain mengenai proses demokratisasi dan penyelenggaraan pemerintahan daerah," ujar dia.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menyoroti proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Mulai dari pemilihan hingga banyaknya kepada darah yang terjerat korupsi.

"Salah satunya, Presiden menilai bahwa proses penyelenggaraan pemerintahan daerah dilaksanakan melalui proses demokrasi yang mahal, unik, dan sangat melelahkan. Namun, beliau juga sangat prihatin terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di daerah-daerah. Banyak kepala daerah yang kemudian terjebak dalam tindak pidana korupsi," ujar dia.

"Karena itu, beliau meminta agar persoalan ini menjadi perhatian yang serius untuk dipikirkan," kata Muzani.

2. Prabowo sebut pemilihan kepala daerah boros

Konferensi pers pimpinan MPR RI usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prabowo mengatakan, pemilihan kepala daerah juga prosesnya boros dan memakan banyak biaya.

"Namun beliau (Prabowo) sangat berhati dengan berbagai macam peristiwa yang terjadi di daerah-daerah, begitu banyak kepala daerah yang kemudian terjebak dalam korupsi karena itu beliau sangat perhatiin, karena itu beliau minta agar ini juga menjadi perhatian yang serius untuk dipikirkan," kata dia.

3. MPR undang Presiden

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (31/8/2025). (IDN Times/Ilman Nafian)

Dalam pertemuan itu, MPR RI juga menyampaikan surat undangan undangan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (14/8/2026).

"Kedatangan kami pada hari ini adalah untuk mengundang kehadiran Presiden Republik Indonesia selaku Kepala Negara guna menyampaikan laporan tahunan atas kinerja lembaga-lembaga negara yang akan disampaikan oleh Presiden di hadapan Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat," ujar Ahmad Muzani di Kantor Presiden, Jakarta.

"Selain itu, kami juga mengundang Presiden untuk menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang jatuh pada tanggal 18 Agustus, sekaligus Hari Ulang Tahun MPR yang jatuh pada tanggal 29 Agustus. Dua peristiwa penting tersebut akan kami jadikan satu dan rencananya diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article