Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) X Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, pada Selasa (29/9/2026).menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, pada Selasa (29/9/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Sementara, Zigo Rolanda yang maju sebagai calon tunggal Ketua Umum DPP AMPI menargetkan agenda strategis pasca-Munas. Agenda tersebut meliputi pembenahan internal secara menyeluruh hingga menyasar pemilih pemula dengan pendekatan politik yang lebih segar.
Sebagai wadah bagi calon pemimpin masa depan Partai Golkar, langkah awal kepengurusan baru ini dinilai sangat krusial, terlebih dalam menghadapi tantangan mendulang suara signifikan dan mengamankan target strategis Partai Golkar pada Pemilu 2029.
Langkah perdana yang akan diambil Zigo adalah membenahi struktur internal organisasi secara bertahap, mulai dari tingkat pusat (DPP) hingga menjangkau jajaran pengurus di daerah.
“Pertama, tentu kami akan melakukan konsolidasi internal, itu juga evaluasi ke pengurus di DPP, kami akan melakukan konsolidasi ke daerah ya. Yang pertama itu yang kami beresin rumah tangga lah. Yang baik kita lanjutkan, yang tidak baik kita evaluasi. Tentu untuk menjaga target-target Partai Golkar di tahun 2029,” ungkap Zigo.
Menjawab tantangan zaman serta arahan agar organisasi lebih gencar mendekati generasi muda, strategi penggalangan suara turut disesuaikan. Prioritas utama diarahkan pada pemilih pemula dengan mengedepankan gaya komunikasi politik yang lebih cair dan bersahabat.
“Ya daerah-daerah, prioritasnya tentu penggalangan pemilih pemula. Penyesuaian-penyesuaian dengan kondisi politik pada hari ini yang mana anak-anak muda hari ini kan maunya politiknya soft, nah itu kita akan membuat bagaimana anak-anak muda tertarik pada AMPI dan juga tertarik kepada Partai Golkar,” tuturnya.
Pendekatan ini diyakini mampu mengikis kesan politik yang kaku sehingga generasi muda merasa lebih dekat dan relevan dengan gagasan yang dibawa oleh AMPI maupun Partai Golkar.
Menghadapi Pemilu 2029, penekanan khusus juga diberikan pada kualitas kader yang akan diterjunkan dalam kontestasi politik, khususnya untuk mengisi kursi legislatif.
Persiapan yang matang dinilai jauh lebih penting daripada sekadar mengandalkan keberuntungan.
“Yang pasti begini, dalam mencapai target kita ikut kontestasi di 2029 itu, tentu harus mempersiapkan kader-kader AMPI yang berkualitas, yang mempunyai integritas, dan satu yang harus kita ketahui adalah AMPI ini adalah bagian dari kawah candradimukanya anak muda Partai Golkar, calon-calon pemimpin Partai Golkar," pungkas Zigo.